Provinsi Gorontalo

Di Usianya Yang Ke 23, Provinsi Gorontalo Trend Pembangunannya Terus Meningkat

Gorontalo.tv.Deprov – Pada usia yang ke 23 tepatnya tanggal 5 Desember 2023, Provinsi Gorontalo terus nmengalami trend peningkatan pembangunan di segala bidang, perlahan-lahan mengalami peningkatan pertumbuhan ekonomi, hal ini sejalan dengan pemulihan ekonomi nasional dari dampak pasca pandemi covid 19 yang telah berlalu.

Hal ini tergambar dari laporan yang disampaikan langsung Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Paris Jusuf disaat memimpin Rapat Paripurna ke 131 dalam rangka Hari Ulang Tahun ke 23 Provinsi Gorontalo.

Dalam sambutannya, Paris Jusuf menyatakan, bahwa geliat pembangunan diberbagai sektor kerap dipacu, secara garis besar bahwa perkembangan dan kemajuan Provinsi Gorontalo yang telah dicapai dalam kurun waktu 23 tahun terus mengalami peningkatan pembangunan di semua bidang sektor.

“Berdasarkan data Badan Keuangan Daerah Provinsi Gorontalo, APBD Provinsi Gorontalo dari tahun ke tahun terus meningkat, dimana pada tahun 2002 baru : Rp. 150.611.986.000, tahun 2020 rp. 2.006.064.139.749.51,”jelas Paris Jusuf.

Namun karena adanya pandemi Covid-19 yang melanda bangsa Indonesia saat itu, di tahun 2021 APBD Pemerintah Provinsi Gorontalo mengalami penurunan dari tahun sebelumnya serta masuk dalam program direcofusing anggaran.

“Di tahun 2021 mengalami penurunan ditengah pandemi covid 19 sehingga menjadi rp. 1.912.519.212.778.- dan selanjutnya mengalami direcofusing anggaran sehingga menjadi rp. 1.888.852.626.591.- dan pada perubahan APBD 2021 menjadi rp. 2.010.882.300.876.37.- dengan komposisi anggaran untuk belanja publik 62 % dan untuk belanja aparatur 38 %,”terang Paris Jusuf dalam laporannya.

selanjutnya jelas Paris Jusuf, bahwa untuk APBD tahun anggaran 2022 rp.1.757.290.537.108.- namun pada perubahan APBD 2022 menjadi rp. 2.145.692.839.738,- dengan komposisi anggaran untuk belanja publik 63,50 % dan untuk belanja aparatur 36,00 %.

“Untuk APBD tahun anggaran 2023 sebesar rp. 1.832.296.976.495,- dengan komposisi anggaran untuk belanja publik 60,49 % dan untuk belanja aparatur 39,51 %. sedangkan untuk APBD tahun anggaran 2024 sebesar  rp. 1.889.650.798.120,- dengan komposisi anggaran untuk belanja publik 59,07% dan untuk belanja aparatur 40,93%,”tegas Paris Jusuf (Ricky/adv)

Related posts