Bone Bolango Gorontalo Hari Ini

Pasayapo Peduli Korban Banjir Bandang Bulawa Dan Bone Raya Bone Bolango

Gorontalo.tv. BoneBol – Bencana Banjir Bandang dan tanah longsor yang menerjang 5 desa di Kecamatan Bulawa dan 2 desa di Kecamatan Bone Raya Kabupaten Bolango yang terjadi senin (07/09/2020), mengakibatkan rusaknya sarana prasarana, infrastruktur, rumah-rumah warga, dan mengakibatkan 4 orang meninggal dunia dalam bencana tersebut.

Hal ini membuat rasa empati dan kepedulian masyarakat yang ada di Gorontalo, segala macam bentuk bantuan terus berdatangan guna membantu saudara-saudara kita yang kena musibah, salah satunya majelis tadarus Qur’an pasayapo yang dikoordinatori oleh ustad Yahya Umar ikut berpartisipasi mengumpulkan sejumlah bantuan berupa sembako dan pakaian layak pakai yang diserahkan secara langsung kepada masyarakat yang terdampak musibah bencana banjir bandang di Kecamatan Bulawa Bone Bolango. Jum’at (11/09/2020)

Ustad Yahya Umar mengungkapkan, bahwa dirinya merasa prihatin dengan kondisi saudara-saudara kita di Kecamatan Bulawa dan Kecamatan Bone Raya yang sampai saat ini masih membutuhkan uluran tangan kita.

,”Makanya saya bersama teman-teman Grup majelis tadarus Qur’an Pasayapo berinisiatif untuk mengumpulkan bantuan dalam bentuk apapun untuk disumbangkan kepada masyarakat yang terdampak musibah bencana banjir bandang, dan Alhamdulillah direspon positif. Kami bisa menyalurkan bantuan berupa bahan kebutuhan pokok dan pakaian layak pakai, semua ini atas partisipasi anggota grup pasayapo dan sumbangan dari masyarakat tapa kususnya kompleks pasar kamis . Jelas Ustad Yahya Umar yang kesehariannya berprofesi sebagai pengusaha batako.

Ustad Yahya Umar bahkan merespon dengan baik langkah cepat yang diambil Pemerintah Daerah Kabupaten Bone Bolango dengan ditetapkannya status tanggap darurat bencana. ,”hal ini dilakukan pemerintah agar penanganan dampak bencana bisa lebih ditingkatkan dan mengantisipasi adanya dampak yang meluas, dengan begitu kehidupan dan aktifitas saudara-saudara kita bisa segera kembali normal, tutup Ustad Yahya Umar. (SR)

Related posts