Sejarah Gorontalo Televisi (GOTV)

Gorontalo hingga kini hanya memilki dua transmitter dan pemancar yang memungkinkan daerah ini bisa menangkap siaran-siaran televisi. Kecuali TVRI dan Metro TV, maka masyarakat Gorontalo tidak bisa menyaksikan peristiwa-peristiwa penting di dunia, di Jakarta maupun peristiwa-peristiwa local yang terjadi di Gorontalo, karena tiadanya pemancar televisi di Gorontalo. Gorontalo pun tidak bisa menikmati hiburan-hiburan berkelas nasional, olah raga yang popular seperti sepak bola, tinju dan lain-lain.

Satu-satunya cara untuk memperoleh siaran Jakarta, terutama tv swasta, adalah dengan membeli parabola, reciver digital atau dengan berlangganan tv kabel indovision maupun kabelvision. Sesuatu yang tidak murah dan mudah dijangkau oleh sebagian warga Gorontalo yang hidupnya masih di bawah garis kemiskinan. Sebab untuk membeli perangkat tersebut diatas demi untuk kepuasan kebutuhan akan informasi dan hiburan, setiap orang harus membelanjakan lebih kurang Rp 2, 7 Juta.

Karena itu, sejumlah kalangan generasi muda Gorontalo mengambil inisiatif membangun sebuah stasiun televise local. Maka, pada akhir Tahun 2001, lahirlah GOTV atau Gorontalo Televisi. Sebuah televisi local dengan tujuan memberi informasi dinamika daerah, pendidikan, hiburan dan pelestarian kebudayaan daerah.

Maksud Pendirian

 Gorontalo Televisi dimaksudkan untuk memberi ruang bagi berbagai kalangan, khususnya di Gorontalo untuk mendapatkan informasi local, baik menyangkut pendidikan, kebudayaan, kepemerintahan, dan hiburan. Disamping itu maksud pendirian juga untuk memberi ruang dan sarana bagi potensi local untuk tumbuh dan berkembang yang selama ini agak ‘sulit’ diperoleh di media media Jakarta.

 Tujuan Pendirian

  1. Pengembangan kebudayaan daerah
  2. Pengembangan pendidikan secara umum.
  3. Pengembangan potensi daerah agar bisa menarik, baik bagi masyarakat local maupun masyarakat luar.
  4. Pengembangan sumber daya local, khususnya yang bergerak di bidang audio visual.
  5. Pengembangan dunia usaha, baik di bidang pertelevisian maupun isi programnya.
  6. Pengembangan partisipasi masyarakat, tidak hanya melalui media cetak tetapi juga elektronik, khususnya televisi.

Data Perusahaan

Nama Lembaga                     : PT. Gorontalo Televisi Utama

Call Sign                                  : GOTV (Gorontalo Televisi)

Slogan                                     : Mata Hati Gorontalo

Izin Siaran                               : – SK Gubernur Gorontalo No.485/HUM/223/25  – IPP  KPI No. 114/IPP-UCS/LPS.GORONTALO/KPI/01/2009

Direktur Utama                       : Sukarno

Direktur Operasional             : Fitrianto Tahir

Alamat Studio / Kantor        : Jl. Taman Surya Kel. Dembe Jaya Kota Utara Kota Gorontalo

Telp./Fax                                : 0435 – 831 436 / 827 619

NPWP                                     : 02.228.115.8-822.000

  

Target Audience

  1. Jenis Program

– Berita / Informasi                   : 35%                           – Hiburan                                 : 30%

– Pendidikan                              : 30%                           – Komersial, dll                       : 15%

 

  1. Batas Usia

– Orang Tua                                : 20%                           – Dewasa                                 : 30%

– Remaja                                    : 30%                           – Anak-anak                             : 20%

 

  1. Stara Ekonomi

– Golongan Atas                        : 20%

– Golongan Menengah              : 35%

– Golongan Bawah                    : 45%

 

Area Tayang

Frekwensi                                  : 36 UHV

Transmitter Power                    : 2 KW

Sistem Antena                           : Vertikal Omnidirectional

Radius Jangkauan                    :           –  Kota Gorontalo –  Sebagian Kabupaten Gorontalo –  Sebagian Kabupaten Bone Bolango