Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Kab Bone Bolango

Semarak Tumbilotohe, Cahaya Sepanjang 2 Kilometer Hiasi Kawasan Buhuta

111
×

Semarak Tumbilotohe, Cahaya Sepanjang 2 Kilometer Hiasi Kawasan Buhuta

Sebarkan artikel ini
Semangat gotong royong ini menjadi bukti kuatnya pelestarian adat Gorontalo di tingkat akar rumput
Example 468x60

GOTV.BONE BOLANGO – Tradisi malam pasang lampu atau Tumbilotohe menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 H tampil memukau di tiga desa, yakni Desa Bulotalangi Barat, Huntu Utara, dan Toluwaya, yang lebih dikenal oleh masyarakat setempat sebagai kawasan Buhuta.

Pantauan di lokasi menunjukkan pemandangan spektakuler di mana jalanan sepanjang lebih dari dua kilometer dihiasi ribuan lampu beraneka warna. Cahaya tersebut tidak hanya menerangi jalan, tetapi juga menciptakan atmosfer religius dan kegembiraan yang kental di tengah masyarakat.

Example 300x600

Festival Tumbilotohe di kawasan Buhuta ini merupakan tahun ketiga pelaksanaannya. Hal yang istimewa, seluruh persiapan hingga pemasangan lampu dilakukan secara swadaya oleh warga di tiga desa tersebut.

Motivasi utama warga adalah semangat untuk menyambut “Hari Kemenangan” bagi umat Muslim setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa. Semangat gotong royong ini menjadi bukti kuatnya pelestarian adat Gorontalo di tingkat akar rumput.

Berbeda dengan pemasangan lampu tradisional yang biasanya hanya berlangsung selama tiga malam terakhir Ramadan, panitia di kawasan Buhuta memiliki rencana berbeda tahun ini. Lampu sepanjang jalan ini dipastikan akan menyala hingga satu minggu (H+7) sesudah Hari Raya Idulfitri.

Kebijakan memperpanjang durasi ini diambil dengan pertimbangan matang. Panitia ingin memberikan kesempatan lebih bagi masyarakat luas yang belum sempat berkunjung agar tetap bisa menikmati keindahan instalasi lampu hias tersebut meskipun lebaran telah usai.

“Kami ingin agar keindahan Tumbilotohe ini bisa dinikmati lebih lama. Jadi masyarakat yang mungkin sibuk saat malam lebaran, masih punya waktu luang hingga seminggu setelahnya untuk datang berkunjung ke sini,” ujar Risal Ishak, Tokoh Pemuda Buhuta saat diwawancarai, Minggu (15/03/2026).

Tumbilotohe adalah tradisi turun-temurun masyarakat Gorontalo yang bermakna “memasang lampu”. Secara historis, lampu-lampu ini dipasang untuk menerangi jalan bagi warga yang ingin pergi ke masjid untuk beribadah dan membayar zakat fitrah di akhir Ramadan.

Kini, tradisi tersebut bertransformasi menjadi festival budaya yang menarik ribuan wisatawan setiap tahunnya.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *