GOTV.Network.Deprov – Anggota Legislatif dari Partai Nasdem Umar Karim ikut memberikan tanggapannya seputar telah dikeluarkannya siswa MAN yang sempat viral karena kasus asusila yang menghebohkan dunia pendidikan di Provinsi Gorontalo.
Umar Karim menyerukan, agar masalah tersebut dipisahkan antara masa depan anak tersebut dengan permasalahan yang dihadapinya saat ini.
“Saya menyerukan itu karena pertama, bahwa kalau salah ya salah, kita harus menjaga masa depan anak-anak utamanya anak-anak sekolah,”jelas Umar Karim usai menggelar Rapat Paripurna lanjutan dalam rangka pencabutan skorsing dan atau lanjutan Rapat Paripurna DPRD Provinsi Gorontalo ke-2 tentang pembentukan fraksi-fraksi DPRD Provinsi Gorontalo tahun 2024-2029, yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna. Rabu (02/10/2024).
Menurut Umar Karim, apa yang telah diutarakan pada saat Paripurna berlangsung mendapat respon yang positif dari Pimpinan dan Anggota DPRD dengan menginginkan hal yang sama.
“Boleh dia dikeluarkan dalam tanda kutif dipindah ke sekolah yang lain, karena ini menyangkut masa depan, kita harus lindungi anak-anak. Bahwa itu perbuatannya tercela, iya itu perbuatannya terpisah dengan harus kita melindungi anak itu,”tegasnya.
Sesuai info yang berkembang bahwa pihak sekolah sendiri telah mengeluarkan siswi tersebut, namun politisi senior ini menilai hal tersebut tidak dikeluarkan secara mutlak tapi masih ada campur tangan sekolah yang memfasilitasi kepindahan anak tersebut ke sekolah lain.
“Hanya toh kalaupun harus dikeluarkan dari sekolah tidak masalah yang penting dia harus sekolah lagi, gitu, itu maksud saya,”ujarnya
Iapun meminta semua pihak untuk bisa membantu dan menjaga masa depan anak tersebut, terutama menjaga psikologisnya agar bisa stabil dengan menghadirkan konsultan dari instansi-instansi terkait berupa pendampingan.(Ricky/adv)


















