GOTV.Bone Bolango – Kecamatan Kabila menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Penilaian Lomba Perpustakaan Desa Terbaik Tingkat Kabupaten Bone Bolango 2026. Tiga perwakilan Kabila berhasil masuk enam besar, dengan Perpustakaan An-Nur Desa Poowo keluar sebagai juara pertama.
Berdasarkan Berita Acara Penilaian Nomor B-000.4.14/KEP/DPK/BB/XX/VI/2026 yang dirilis Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bone Bolango, Perpustakaan An-Nur Desa Poowo meraih skor tertinggi, yakni 631 poin.
Atas capaian tersebut, Perpustakaan An-Nur berhak memperoleh hadiah uang tunai pembinaan sebesar Rp 5 juta.
Prestasi Kecamatan Kabila tidak berhenti di posisi teratas. Perpustakaan Lestari Desa Dutohe Barat juga berhasil menempati peringkat IV atau Juara Harapan I dengan skor 153. Perpustakaan tersebut memperoleh dana pembinaan sebesar Rp 2,5 juta.
Sementara itu, Perpustakaan Kuntum Mekar Kelurahan Padengo mengamankan peringkat V atau Juara Harapan II dengan skor 68 dan mendapatkan dana pembinaan sebesar Rp 2 juta.
Camat Kabila Toyo Utomo Monoarfa menyampaikan apresiasi kepada para pengelola perpustakaan serta pemerintah desa dan kelurahan yang telah mendukung capaian tersebut.
“Kami sangat bersyukur dan bangga atas capaian luar biasa yang diraih oleh desa-desa di wilayah Kecamatan Kabila. Ini membuktikan bahwa gerakan literasi dan kesadaran akan pentingnya perpustakaan sebagai pusat ilmu pengetahuan di tingkat desa berkembang dengan sangat pesat,” kata Toyo, Jumat (19/6/2026).
Dia turut mengucapkan selamat kepada Desa Poowo, Desa Dutohe Barat, dan Kelurahan Padengo yang telah mengharumkan nama Kecamatan Kabila dalam kompetisi tingkat kabupaten.
Menurut Toyo, capaian tersebut harus menjadi pemacu bagi seluruh desa dan kelurahan di Kecamatan Kabila untuk terus meningkatkan kualitas perpustakaan.
“Prestasi ini menjadi stimulus penting bagi seluruh desa di Kecamatan Kabila untuk terus meningkatkan fasilitas, mutu layanan, serta inovasi literasi agar perpustakaan mampu menjadi daya tarik utama dan memberikan manfaat nyata bagi kecerdasan masyarakat setempat secara berkelanjutan,” ujarnya.
Hasil lomba tersebut sekaligus menunjukkan kuatnya performa Kecamatan Kabila. Dari enam peringkat terbaik yang diumumkan dewan juri, tiga di antaranya ditempati perwakilan Kecamatan Kabila.
Capaian ini dinilai menjadi bukti berkembangnya gerakan literasi sekaligus pengelolaan perpustakaan di tingkat desa dan kelurahan di wilayah Kecamatan Kabila.

















