Gorontalo.tv.Deprov – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Aspin Tulie di hari ketiga pelaksanaan masa reses Dapil III Kabupaten Gorontalo A menggelar pertemuan tatap muka dengan masyarakat Desa Lobuto Timur Kecamatan Biluhu Kabupaten Gorontalo. Rabu (08/02/2023)
Pelaksanaan masa reses Anggota Legislatif dari partai PDI P ini disambut gembira oleh konstituen khususnya masyarakat Desa Lobuto yang akan menyampaikan aspirasinya secara langsung.
Didepan Espin Tulie masyarakat secara terang-terangan menyampaikan keluhan dan masukan agar apa yang menjadi keinginan masyarakat Desa Lobuto betul-betul diperjuangkan dan direalisasikannya.
Menurut salah seorang warga Desa Lobuto bahwa dirinya memohon bantuan ketersediaan air bersih dalam bentuk sumur bor, Karena menurutnya sampai saat ini air bersih yang ia gunakan hanya menggunakan paralon biasa yang debit airnya kecil , itupun sebagian sudah banyak yang bocor akibat bencana alam, warga juga mengaku bahwa dari 4 dusun hanya tinggal 1 dusun yang masih ada airnya, olehnya ia berharap pipanya bisa diganti dengan pipa besi agar lebih kuat dan tahan lama.
Bagi sebagian besar penduduk Desa Lobuto saat ini adalah berprofesi sebagai nelayan, makanya dengan kehadiran srikandi DPRD kali ini lewat tangan dinginnya, mereka berharap adanya program bantuan berupa perahu, mesin katinting, proyek pembangunan penahan ombak atau abrasi pantai.
Dengan begitu menurut warga Lobuto, pasokan ikan lebih lancar lagi walaupun butuh waktu 3 sampai 4 jam guna mendapatkan tangkapan ikan, karena dibanding saat ini biaya operasional cukup tinggi karena harga BBM naik dan harga ikan stabil sehingga nelayan tidak merugi.
Sementara pada sektor perekonomian, masyarakt Lobuto berharap lewat DPRD Provinsi Gorontalo agar Pemerintah bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, salah satunya dengan cara mengatur harga jual dan meggelar kegiatan pasar murah demi menjangkau perekonomian masyarakat, karena menurut mereka disamping sebagai nelayan, mereka juga menjadi petani kopra, petani cengkeh dan pertanian lainnya.
Lain halnya dengan para pemuda disaat menghadiri reses kali ini, para pemuda tersebut meminta agar jalan penghubung yang masuk ke biluhu tengah ( ambara ) agar segera diperbaiki, jalan sepanjang kurang lebih 900 meter tersebut sering mengakibatkan terjadinya kecelakaan dan kondisnya saat ini rusak parah akibat banjir dan longsor.
Bukan hanya itu, pemuda dan mahasiswa juga berharap pemerintah bisa mengadakan asrama khusus mahasiswa pesisir biluhu dan batudaa pantai yang saat ini melakukan study di kota Gorontalo demi mengurangi biaya operasional bulanan. (Ricky/Adv)


















