Gorontalo.tv.Deprov – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo Sun Biki, menyoroti penggunaan pembelanjaan APBD Pemerintah Provinsi Gorontalo pada belanja aparat yang dibilang masih tinggi. Dimana dari anggaran APBD yang mencapai 2 triliun, dalam laporan Gubernur Gorontalo 51 persennya untuk belanja publik, dan 49 persen untuk belanja aparat.
Hal ini diungkapkan Sun Biki kepada sejumlah awak media usai dirinya mengikuti Rapat Paripurna DPRD Provinsi Gorontalo ke 131 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke 23 Provinsi Gorontalo, yang berlangsung di Kantor DPRD Provinsi Gorontalo. Selasa (05/12/2023)
Menurut Sun Biki, dari anggaran belanja sebesar 49 persen dianggap hanya habis untuk aparatur daripada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Berarti anggaran tersebut masih banyak habis untuk aparat, ketimbang untuk meningkatkan derajat kesejahteraan masyarakat,”tutur Sun Biki
Walaupun dirinya menyoroti penggunaan anggaran untuk belanja aparat lebih tinggi, tapi disisi lain keberhasilan dalam membangun dan mengembangkan Provinsi Gorontalo harus terus digalakkan.
“Kita melihat indikator-indikator baru dalam proses menuju Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang sudah diangka 71,” jelas Sun Biki
“Saat ini anggaran untuk Provinsi Gorontalo sudah capai Rp2 triliun, dibandingkan dengan beberapa tahun lalu yang hanya Rp150 miliar,”terangnya
Olehnya ia pun berharap, agar momen kali ini bisa dijadikan intropeksi dan evaluasi apa yang belum berhasil dilaksakan, karena bila dilihat dari besarnya anggaran, namun capaian dari pada anggaran tersebut belum seperti yang diharapkan.
“Perlu ada perbaikan-perbaikan yakni di Bidang Pemerintahan, Manajemen Pemerintahan, di bidang penggunaan anggaran, juga harus lebih fokus pada peningkatan Sumber Daya Manusianya,”pungkas politikus senior ini. (Ricky/adv)


















