GOTV – Desa Botubarani, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, menjadi salah satu desa yang terpilih untuk mendapatkan Anugerah Desa Wisata Indonesia 2023. Hal tersebut terlihat saat Visitasi ADWI 2023 oleh Direktur Tata Kelola Destinasi, Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI Indra Ni Tua bersama tim dewan juri ADWI 2023 di kawasan destinasi wisata Hiu Paus Desa Botubarani, Jumat (7/7/2023).
Desa Wisata Botubarani terpilih mewakili Provinsi Gorontalo di tahun ketiga penyelenggaraan ADWI. Tahun 2021 Anugerah Desa Wisata Indonesia ini diikuti 1.831 peserta. Namun ditahun 2022 meningkat tajam menjadi 3.419 desa wisata. Dan ditahun 2023 diikuti 4.573 Desa wisata yang terjaring dari Sabang sampai Merauke.
Adapun daya tarik wisata Hiu Paus di Botubarani antara lain, yang pertama Mudahnya akses menuju Pantai Botubarani yang hanya berjarak kurang dari 50 m dari Jalan Trans Sulawesi dan dapat dicapai kurang dari 30 Menit dari pusat Kota Gorontalo.
Yang kedua, kemunculan hiu paus berada hanya di sekitar 25 meter dari bibir pantai. Sangat dekatnya kemunculan hiu paus tersebut membuat wisatawan tidak perlu menggunakan kapal bermesin untuk dapat melihat hiu paus.
Yang ketiga Jernihnya perairan Pantai Botubarani sehingga hiu paus dapat terlihat jelas baik dari permukaan maupun dari dalam air. Dan yang terakhir kemunculan hiu paus sepanjang hari, Hiu paus dapat muncul sejak pagi hingga sore. Hal ini membuat kepastian wisatawan untuk melihat hiu paus menjadi sangat besar.
Bagi pengunjung yang berwisata ke Desa Wisata Botubarani, terdapat banyak sekali HOME STAY yang nyaman dengan fasilitas lengkap seperti kamar mandi, internet, sarapan pagi dan makan-makanan khas Desa.
Fasilitas umum di Desa Wisata ini sudah cukup baik seperti toilet bersih yang dibangun dan dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) dan warga.Beragam suvenir seperti olahan kerajinan laut dan olahan kuliner laut serta fesyen dan kriya cinderamata khas seperti ornament miniatur Hiu Paus hias hasil daur ulang sampah laut, yang jadi unggulan juga sudah banyak diproduksi dan dikelola dengan baik sebagai bagian suvenir khas desa.
Tujuan program ini agar menjadi daya bangkit bagi ekonomi desa dan sebagai wahana promosi untuk menunjukkan potensi desa-desa wisata di Indonesia kepada wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara, serta mendorong terciptanya lapangan kerja dengan community base tourism yang dapat membangkitkan pertumbuhan ekonomi desa.


















