Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Kab Bone Bolango

Bupati Bone Bolango Ismet Mile: Bahasa Bonda-Bolango Itu Pemersatu dan Fondasi Daerah

7
×

Bupati Bone Bolango Ismet Mile: Bahasa Bonda-Bolango Itu Pemersatu dan Fondasi Daerah

Sebarkan artikel ini
Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, saat membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas Masyarakat Bahasa Bonda dan Bolango yang digelar di Yulia Hotel, Kota Gorontalo, Jumat (22/5/2026).
Example 468x60

GOTV.Gorontalo – Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, menegaskan komitmen kuatnya dalam menjaga dan melestarikan budaya lokal. Menurutnya, bahasa daerah bukan sekadar alat komunikasi biasa, melainkan pilar utama pemersatu masyarakat sekaligus fondasi terbentuknya budaya dan jalannya pemerintahan.

Komitmen ini disampaikan Ismet saat membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas Masyarakat Bahasa Bonda dan Bolango yang digelar di Yulia Hotel, Kota Gorontalo, Jumat (22/5/2026).

Example 300x600

“Bahasa menjadi mediator antar-masyarakat. Bahasa Bonda ini menjadi pemersatu dan membentuk budaya kita,” ujar Ismet Mile dalam sambutannya.

Ismet menekankan bahwa arah pembangunan Bone Bolango saat ini tetap berjalan lurus dengan visi pembangunan pada periode pertamanya memimpin. Salah satu fokus utamanya adalah menjaga dan melestarikan identitas budaya daerah agar tidak tergerus zaman.

Bagi Ismet, peran bahasa dalam kehidupan peradaban manusia sangatlah vital. Ia menganalogikan bahwa tanpa adanya bahasa, interaksi sosial tidak akan berjalan, bahkan sistem pemerintahan tidak akan pernah terbentuk.

“Tanpa bahasa, manusia tidak akan saling mengenal dan tidak akan terbentuk pemerintahan maupun negara,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ismet mengaku bangga melihat perkembangan Bahasa Bonda dan Bahasa Bolango yang kini mulai kembali mendapat perhatian serius. Langkah ini dinilai penting untuk mengangkat kembali warisan budaya daerah yang sempat meredup.

“Alhamdulillah, Bahasa Bonda dan Bolango mulai terangkat karena ini adalah bahasa yang membentuk budaya kita. Mari kita menjadi pelanjut dan pewaris pendahulu kita,” ajak Ismet di hadapan para peserta.

Ia juga menaruh harapan besar kepada generasi muda di Bone Bolango. Menurutnya, anak muda harus mengambil peran sebagai garda terdepan dalam merawat warisan leluhur tersebut.

Lebih lanjut, Ismet mengungkapkan bahwa Bahasa Bonda dan Bolango sebenarnya masih memiliki modal sosial yang kuat karena memiliki banyak entitas dan penutur aktif hingga saat ini. Keunggulan ini harus dimanfaatkan untuk pengembangan bahasa ke depan.

Ia berharap upaya pelestarian ini dilakukan secara konsisten agar generasi mendatang tidak buta terhadap sejarah masa lalu dan nilai-nilai luhur yang dititipkan para pendahulu.

“Kita perlu mengembangkan dan melestarikan bahasa ini agar kita tidak melupakan apa yang terjadi ribuan tahun yang lalu,” pungkas Ismet.

Sebagai informasi, kegiatan Peningkatan Kapasitas Masyarakat Bahasa Bonda dan Bolango ini ditujukan bagi masyarakat Desa Moopiya dan Desa Mootawa, Kecamatan Bone Raya. Pelatihan berbasis pelestarian budaya ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, terhitung mulai tanggal 22 Mei hingga berakhir pada 24 Mei 2026.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *