Gorontalo.tv.Deprov – Jubair Abdullah, warga Limihe Timur yang saat ini berprofesi sebagai petani mengeluhkan masih sulitnya mendapatkan pupuk bersubsisi yang akan digunakan untuk memupuk lahan pertaniannya, bahkan tersedia pupuk yang telah dijual di kios-kiso pertanian, namun persyaratatnya sangat memberatkan, dimana untuk membeli pupuk tersebut harus menjadi anggota kelompok tani dulu.
Keluhan ini disampaikan langsung Jubair Abdullah, disaat menghadiri Reses masa persidangan kedua tahun 2023-2024 Dapil III Gorontalo A Kabupaten Gorontalo, Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Awalauddin Pauweni bersama masyarakat Desa Limehe Timur Kecamatan Tabongo Kabupaten Gorontalo. Kamis (25/01/2024)
Menurut Jubair, bahwa masyarakat yang ada di Desa Limehe Timur sebagian besar berprofesi sebagai petani dan nelayan, olehnya ia saat ini sangat membutuhkan pengadaan pupuk bersubsidi tersebut, dengan harapan agar masyarakat petani dalam pengadaan pupuk bersubsidi bisa dipermudah.
Bukan hanya itu, masyarakat Desa Limehe Timur saat ini juga masih membutuhkan adanya bantuan program peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui usaha kecil menengah (UMKM).
Lain halnya dengan Jubair Abdullah, salah satu warga yang bernama Yanto Tumaloto saat berdialog dengan Awaluddin Pauweni meminta adanya perbaikan Jalan Trans Sulawesi yang kondisinya saat ini banyak yang berlubang, hal ini menurutnya akan mengakibatkan sering terjadinya kecelakaan bagi pengendara kendaraan apabila kurang berhati-hati. Disamping itu iapun mengusulkan adanya bantuan modal usaha bagi para pedagang usaha kecil sebesar 2,5 juta rupiah per orang.
Setelah mendengarkan dan menampung semua aspirasi, serta keluhan masayarakat Limehe Timur, politikus senior ini langsung merespon dengan cepat, dengan akan segera mengkoordinasikan dengan instansi-instansi terkait yang ada di Pemerintah Provinsi Gorontalo.
“Alhamdulillah reses tatap muka bersama masyarakat Limehe Timur berjalan dengan baik, apa yang menjadi harapan mereka, In Syaa Allah bisa saya perjuangkan dan masalah jalan trans sulawesi akan saya koordinasikan dengan pihak Balai Preservasi Jalan Nasional, semoga segera ada solusi dan bisa direalisasikannya,”jelas Awaludiin Pauweni singkat.(Ricky/adv)


















