GOTV – DPRD Bone Bolango meminta agar aktifitas pertambangan di Kecamatan Suwawa Timur bisa dihentikan sementara. Hal tersebut disampaikan oleh Aleg dari Partai Amanat Nasional Usman Hulopi, saat menemui masa aksi dari Aliansi Mahasiswa Peduli Lingkungan yang menggelar aksi demo di halaman kantor bupati.
Masa aksi menuntut agar pemerintah daerah bisa segera melakukan penutupan aktifitas pertambangan batu hitam, sebab selama ini sudah ribuan ton batu hitam yang keluar dari wilayah Bone Bolango secara ilegal.
Terkait persoalah pertambangan batu hitam, Ketua DPRD Bone Bolango Halid Tangahu sudah sering menyuarakan agar aktifitas pertambangan tersebut bisa segera ditertibkan. Dari hasil penelusurannya, total batu hitam yang keluar dari wilayah Bone Bolango secara ilegal mencapai hingga Rp.2triliun lebih.
Halid Tangahu juga mengapresiasi aksi demo yang dilakukan oleh Aliansi Mahasiswa Peduli Lingkungan ini. Dengan adanya demo ini, menjadi dukungan bagi pemerintah daerah dan forkopimda Bone Bolango untuk bisa menseriusi persoalan pencurian batu hitam di wilayah Bone Bolango. Halid meminta agar mahasiswa bisa turut bersama-sama dengan pemerintah mengawal persoalan ini, agar kedepan kekayaan pertambangan Bone Bolango bisa dinikmati oleh masyarakat di Bone Bolango.

















