GOTV – DPRD Kabupaten Bone Bolango meminta penjelasan ke Pemerintah Daerah Bone Bolango terkait semakin lemahnya Keuangan Pemerintah Daerah Bone Bolango. Sejumlah anggota dewan Bone Bolango bahkan meminta kepada pihak Pemda Bone Bolango untuk bisa memikirkan kembali rencana pinjaman dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari Pemerintah pusat.
Menurut Ketua Bapemperda Kabupaten Bone Bolango Syamsu Botutihe, Pemda Bone Bolango seharusnya bisa memikirkan kembali rencana peminjaman dana PEN, mengingat kondisi keuangan daerah yang semakin lemah ditengah pandemi covid-19.
Hal yang sama juga disuarakan oleh Wakil Ketua DPRD Azan Piola, bahkan menurutnya, pengusulan dana PEN oleh Pemda Bone Bolango ke pemerintah pusat sejauh ini belum pernah dikonsultasikan ke pihak DPRD. Azan Piola meminta agar usulan dana PEN tersebut bisa ditinjau kembali, mengingat kondisi keuangan daerah yang semakin melemah.
Sementara itu Sekda Kabupaten Bone Bolango Ishak Ntoma mengakui jika kondisi keuangan daerah saat ini semakin sulit. Dari total transfer ke daerah setiap bulannya yang hanya berjumlah sekitar Rp.37milyar, Pemda harus mengeluarkan uang untuk belanja wajib setiap bulannya sebesar Rp.44milyar lebih.
Ketua DPRD Bone Bolango Halid Tangahu yang memimpin rapat ini memutuskan agar pertemuan ini dilanjutkan esok hari. Mengingat sejumlah keterangan terkait semakin kritisnya kondisi keuangan daerah belum menemukan kejelasan. Pihak DPRD meminta agar Kepala Bappeda Bone Bolango bisa dihadirkan di pertemuan lanjutan tersebut.

















