Gorontalo.tv.Deprov – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo Erwin Ismail menilai bahwa sejauh ini Pemerintah Provinsi Gorontalo masih belum membuka akses penerbangan yang memudahkan rute para wisatawan untuk datang ke Gorontalo.hal ini diungkapkan Erwin Ismail usai menggelar Rapat bersama Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo terkait pelaksanaan program dan kegiatan tahun 2023, yang merupakan implementasi dari pokok-pokok pikiran DPRD Provinsi Gorontalo. Senin (13/04/2023)
Erwin menjelaskan bahwa sampai saat ini Pemerintah Provinsi Gorontalo lewat Dinas Pariwisata masih belum membuat terobosan dengan membuka akses seluas-luasnya sarana tansportasi rute penerbangan.
“Dimana saat ini yang ada hanya dilayani oleh tiga maskapai penerbangan, ada Garuda, Lion Air dan Batik Air saja, untuk itu Pemerintah Provinsi Gorontalo harus bisa lebih gencar melakukan promosi, dengan mengudang maskapai lainnya seperti superjet diundang, pelita air milik pertamina diundang dan air asia juga diundang,” jelas Erwin.
,”Kita gambarkan saja saat ini, dimana untuk penerbangan saat ini yang ada hanya rute Gorontalo Makasar, secarta otomatis masyarkat yang datang ke Gorontalo ya hanya dari makasar,” urai politisi partai demokrat ini.
Olehnya Erwin menekankan, agar pihak Dinas Pariwisata bisa membuka akses penerbangan seluas-luasnya agar wisatwan yang akan datang ke Gorontalo lebih mudah dan tidak harus jauh memutar lewat daerah lain.
,”Semakin banyak penerbangan ke Gorontalo, pasti harga lebih kompotitif, lebih murah, dengan begitu kalau harganya murah pasti banyak orang datang ke Gorontalo,”ungkapnya
Menurut Erwin, bahwa tikep pesawat ke Gorontalo masih dianggap lebih mahal di banding pergi ke Thailan, Malaysia dan singapura daripada ke Gorontalo sendiri.
,”Makanya kita harus berpikir perlahan bagaimana di Dinas Pariwisata yang terdiri dari tiga bidang, bidang promosi, bidang destinasi dan bidang ekonomi kreatif, apa nih yang Komisi III bisa bantu, apa yang bisa diberikan kepada masyarakat pariwisata, maka perbaiki dulu insfrastrukturnya,”pungkas Erwin.(Ricky/adv)


















