Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Kab Pohuwato

AMBEPEDA Memanas, Ketua DPRD Redam Dengan Tandatangani Pakta Integritas

25
×

AMBEPEDA Memanas, Ketua DPRD Redam Dengan Tandatangani Pakta Integritas

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
Ketua DPRD Pohuwato Beni Nento disaat menerima Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Bersama Penambang Daerah (AMBEPEDA) Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo saat menggelar aksi demonstrasi

Gorontalo.tv.Pohuwato – Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Bersama Penambang Daerah (AMBEPEDA) Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Pohuwato. Aksi yang dipimpin Taufik Dunggio selaku jenderal lapangan ini berlangsung tertib dan kondusif.

Dalam aksinya, massa menyuarakan sejumlah tuntutan, termasuk isu relokasi yang menurut mereka berkaitan langsung dengan keberlanjutan hidup masyarakat yang sudah bertahun-tahun bermukim di wilayah tersebut.

Example 300x600

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Pohuwato, Beni Nento, menyampaikan apresiasi terhadap aksi AMBEPEDA. Ia mengaku menerima aspirasi masyarakat, termasuk menandatangani fakta integritas yang berisi penolakan terhadap rencana relokasi di Desa Hulawa.

“Saya selaku Ketua DPRD Kabupaten Pohuwato sangat mengapresiasi apa yang dilakukan teman-teman terkait persoalan daerah yang disuarakan, termasuk yang kita tandatangani,” ujar Beni, saat di wawancarai setelah demo, pada Senin (08/09/2025).

Meski demikian, Beni menegaskan bahwa hingga kini dirinya belum mengetahui secara detail terkait rencana relokasi tersebut karena memang belum pernah dibahas secara resmi.

“Pernah kami tanyakan saat rapat konsultasi gabungan komisi dengan perusahaan, dan mereka menyatakan tidak ada rencana relokasi,” tambahnya.

Beni juga mengingatkan bahwa jika benar ada relokasi, maka hal itu menyangkut urusan administrasi pemerintahan yang berlandaskan undang-undang pembentukan Kabupaten Pohuwato.

Ia mencontohkan, sekolah SDN 04 Buntulia yang sebelumnya ramai dipersoalkan karena berdekatan dengan aktivitas perusahaan tambang, hingga kini masih berdiri dan tetap digunakan. Bahkan masyarakat bersama pemerintah desa telah sepakat melakukan revitalisasi masjid serta perbaikan fasilitas lain, termasuk pengadaan sumur bor bagi sekolah.

“Kegiatan perusahaan di wilayah tersebut sejauh ini tidak mengganggu, justru masyarakat minta tetap berada di situ dan kami menyatakan oke,” pungkasnya. (ars)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *