GOTV – Kabupaten Bone Bolango menjadi daerah terendah penderita Stunting di Provinsi Gorontalo. Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh Sekertaris Daerah Kabupaten Bone Bolango Ishak Ntoma, di kegiatan Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting, yang berlangsung di Hotel Damhill Kota Gorontalo, Senin (21/2/2022).
Menurut Sekda Bone Bolango, persentase angka stunting Bone Bolango bahkan lebih rendah dari persentase angka stuntin nasional. Untuk angka stunting nasional saat ini berada pada 27,7persen, sementara Kabupaten Bone Bolango sebesar 25,1persen, dan yang tertinggi yaitu Kabupaten Pohuwato sebesar 34,6 persen.
Ishak Ntoma menjelaskan, untuk lebih menurunkan angka stunting, Pemda Bone Bolango akan bekerjasama dengan pihak BKKBN. Melalui kolaborasi program antara pemerintah ditingka desa, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan BKKBN serta Dinas Pekerjaan Umum melalui program penyediaan air bersih, maka diharapkan kedepannya angka stunting di Kabupaten Bone Bolango bisa lebih ditekan lagi.
Pemda Bone Bolango sendiri sudah beberapa tahun terakhir terus menggencarkan program ijab kabul, yaitu nikah sehat tanggung jawab bersama menuju keluarga unggul dan berkualitas. Selain itu terdapat juga program Mutiara Berlian, yaitu singkatan dari Muliakan Hati Atas Ridho Allah Bersama Lindungi Ibu dan Anak.
Sementara melalui program pendidikan, Pemda Bone Bolango memprogramkan pemberian makanan bergizi bagi anak siswa sekolah, mulai dari PAUD hingga Sekolah Dasar. Pemerintah Kabupaten Bone Bolango juga melakukan kontrak kinerja dengan para kepala dusun, melalui program Dubes atau Dusun Bebas Stunting. Para kepala desa dan dusun diminta untuk bisa mendeteksi secara dini adanya penderita stunting disetiap dusun yang ada di wilayah kabupaten Bone Bolango.


















