Gorontalo.tv.Deprov – Program bantuan ternak ayam yang di gelontorkan Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo kepada masyarakat hasilnya kurang maksimal, bahkan program tersebut agak tersendat karena kurangnya pasokan indukan.
Hal ini diungkapkan Anggota Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo Nasir Majid usai meggelar Rapat Kerja Internal yang berlangsung di ruang rapat Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo.Senin (08/05/2023)
Manurut Nasir Majid, dalam pembahasan rapat internal tersebut, Komisi II membahas Program di Dinas Pertanian sudah berjalan selama ini.
“In Syaa Allah minggu depan akan mengudang Dinas Pertanian untuk melihat kesiapannya menjalankan program tersebut,” jelas Nasir Majid.
Hal terpenting jelas Nasir , pembahasan dalam rapat internal adalah masalah program bantuan yang telah dijalankan Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo.
“Ada program bantuan sapi, terus terkait dengan bantuan ternak ayam, yang saat ini sudah mulai di distribusikan,” ungakpnya.
Oleh sebab itu, agar program dari Dinas Pertanian tersebut bisa berjalan baik, sebagai mitra kerja, pihak Komisi II akan mencarikan solusi dan akan mengundang Dinas Pertanian meminta laporan kegiatan program yang sudah berjalan, termasuk laporan hasil produksi peternakan ayam yang di anggap agak tersendat karena masih kurangnya indukan-indukan yang ada.(Ricky/adv)


















