Gorontalo.tv.Deprov – Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo di awal tahun 2025 ini menggelar rapat evaluasi bersama mitra kerja dari Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, rapat kali ini terkait membahas masalah realisasi capaian program dari Dinas Pertanian pada APBD tahun 2024.
Ketua Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo Mikson Yapanto menyatakan, bahwa berdasarkan hasil rapat bersama Dinas Pertanian, diketahui untuk APBD tahun 2024 sudah 100 persen realisasinya, walaupun masih ada beberapa catatan yang harus di selesaikan oleh Dinas Pertanian.
“Ada beberapa yang menjadi catatan, yang pertama terkait dengan distribusi sapi, sapi itu ada sebagian yang kurus, kita menginginkan ketika itu diterima kelompok sapi itu dalam keadaan sehat, jangan sampai kelompok sendiri yang masih memperbaiki gizinya. Paling tidak kelompok tinggal melanjutkan kondisi sapi yang sudah bagus,”jelas Mikson Yapanto kepada sejumlah awak media. Senin (06/01/2025).
Selain masalah pendistribusian sapi, menurut Mikson Yapanto pihak Komisi II memberi catatan terkait dengan masalah expirednya vaksin, dirinya meminta agar vaksin tersebut bisa diganti dengan yang baru guna mencegah terjadinya penyakit unggas.
Namun yang paling terpenting menurutnya, adalah masalah Alsintan, Mikson berpendapat bahwa Alsintan dari Dinas Pertanian merupakan jantungnya pergerakan pertanian yang dikelola oleh brigade harus betul-betul dikelola dengan baik.
“Komisi II melihat dimana-mana itu Alsintan, dikelola seperti apa, makanya saya minta daftar Alsintan itu, dimana lokasinya yang dipinjamkan kepada petani, kelompok petaninya siapa ya, artinya apa Komisi II melakat sebagai fungsi pengawasannya, ketika sudah berjalan kita harus awasi, dimana tempat-tempat Alsintan itu berada, dan digunakan seperti apa,”tegas Mikson Yapanto.(Ricky/adv)


















