Gorontalo.tv.Deprov – Peringatan Hari Ulang Tahun ke- 23 Provinsi Gorontalo yang digelar melalui sidang Paripurna DPRD Provinsi Gorontalo kali ini bukan semata-mata mengenang dan berbagi cerita, bukan sekedar bergembira atau sekedar sebuah kegiatan serimonial belaka, tetapi sebagai wahana retrospektif, introspektif dan prospektif.
Ungkapan ini disampaikan langsung Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Paris Jusuf saat memimpin Rapat Paripurna DPRD Provinsi Gorontalo Ke 131 dalam rangka Hari Ulang Tahun ke 23 Provinsi Gorontalo.
“Berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Gorontalo nomor 9 tahun 2015, bahwa hari ulang tahun Provinsi Gorontalo sebagai daerah otonom dalam ikatan Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah tanggal 5 Desember, dan setiap tanggal 5 Desember dilaksanakan rapat paripurna DPRD dalam rangka memperingati hari ulang tahun Provinsi Gorontalo,”jelas Paris Jusuf di hadapan para tamu undangan. Selasa (05/12/2023)
Paris Jusuf menyatakan, bahwa peringatan hari ulang tahun ke- 23 Provinsi Gorontalo yang digelar pada hari ini, menurutnya bukan semata-mata mengenang dan berbagi cerita, bukan sekedar bergembira atau sekedar sebuah kegiatan serimonial belaka, tetapi sebagai wahana retrospektif, introspektif dan prospektif.
“Retrospektif kita berupaya untuk menengok masa lalu sebagai sebuah mata rantai sejarah dan sebuah masa lalu adalah sangat bernilai sebagai referensi, menapaki masa kini dan masa depan. Instrospektif, kita jadikan sebagai sarana mawas diri atau instrofeksi diri, dengan demikian setiap etape perjalanan kedepan akan bermakna karena mampu memberikan jawaban atas persoalan kekinian serta responsif dengan tantangan. Kemudian Prospektif kita berusaha dan berupaya mendesain atau merancang sebuah masa depan berdasarkan realita dan dinamika kekinian tanpa melupakan nilai-nilai dan peristiwa bersejarah dimasa lalu,”urainya dalam sambutannya.
Pelaksanaan Rapat Paripurna DPRD Provinsi Gorontalo Ke- 131 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke- 23 Provinsi Gorontalo yang dihadiri langsung pj. Gubernur Gorontalo, turut dihadiri Duta Besar Indonesia untuk Bosnia dan Herzegovina, Wakil Ketua dan Anggota DPR RI, pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Gorontalo, Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, para tokoh pejuang dan relawan pembentukan Provinsi Gorontalo, Walikota/Bupati dan Ketua DPRD Daerah tetangga, Walikota, para Bupati se-Provinsi Gorontalo, para Ketua DPRD Kabupaten/Kota se Provinsi Gorontalo, Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta se Provinsi Gorontalo, pejabat instansi vertikal, pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo, para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, LSM dan wartawan media cetak dan elektronik.(Ricky/adv)


















