Gorontalo.tv. BoneBol – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Tapa, Cabang Bulango Selatan dan Cabang Bulango Timur menggelar Konferensi PGRI periode masa bakti 2020-2025, acara konferensi yang berlangsung di SDN 3 Tapa di ikuti oleh para Guru kepala sekolah tingkat dasar hingga kepala sekolah tingkat SMU se tapa bulang.
Koferensi yang mengangkat tema PGRI sebagai penggerak perubahan pendidikan abad 21 akan memilih ketua sekaligus pengurus cabang yang akan menahkodai dan akan menjalankan program kerja dari Cabang PGRI selama 5 tahun ke depan dihadiri langsung pengurus PGRI Provinsi Gorontalo dan pengurus PGRI Kabupaten Bone Bolango.
Koferensi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dimasa pandemic saat ini dalam pelaksanaannya menerapkan protokol kesehatan, setiap perserta Konferensi diwajibkan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, hal ini untuk mencegah penyebaran virus covid-19 lebih meluas.
Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bone Bolango Husain Musa kepada wartawan Gorontalo tv mengungkapkan, Bahwa agenda yang terpenting dalam Konferensi PGRI sebagai sarana organisasi profesi tempat berkumpul dan berjuang, PGRI harus mampu menyikapi berbagai tantanngan di era digitalisasi saat ini terutama peningkatan mutu pendidikan, bukan hanya itu, di masa pandemic PGRI sebagai agen perubahan dituntut harus menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat dimana harus mampu mengimplementasikan harapan-harapan pemerintah dalam pencegahan virus covid-19 terutama menerapkan protokol kesehatan.
Sebagai salah satu organisasi profesi, PGRI kedepannya harus mampu mewujudkan cita-cita anggotanya dalam memperjuangkan aspirasi tertutama peningkatan mutu pendidikan, sumberdaya manusia dan peningkatan kesejahteraan para guru.
Dari bone bolango//tim liputan melaporkan//


















