Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Kab Bone Bolango

LKPJ TAHUN 2020, EKONOMI BONE BOLANGO TETAP TUMBUH DITENGAH PANDEMI COVID-19

53
×

LKPJ TAHUN 2020, EKONOMI BONE BOLANGO TETAP TUMBUH DITENGAH PANDEMI COVID-19

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

GOTV – Bupati Bone Bolango Hamim Pou di Rapat Paripurna DPRD Bone Bolango, tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kabupaten Bone Bolango tahun 2020, menyampaikan beberapa point di hadapan Pimpinan dan anggota DPRD Bone Bolango.

Beberapa point tersebut yaitu mengenai Kinerja makro 2020, capaian RPJMD, kebijakan strategis 2020, kinerja urursan pemerintahan, serta kendala dan permasalahan.

Example 300x600

Hamim menjelaskan, untuk Kinerja makro 2020, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bone Bolango tertinggi kedua dari kota Gorontalo, yaitu mencapai point 69,98. Penilaian tiga indikator utama IPM yaitu, pendapatan, pendidikan dan kesehatan. Menurut data Badan Pusat Statistik, jika tidak terdampak pandemi covid, sangat memungkinkan Bone Bolango mencapai point 70,01, dan hal tesebut bisa menjadikan Bone Bolango satu-satunya kabupaten maju di Provinsi Gorontalo.

Selanjutnya hamim menjelaskan, untuk pertumbuhan ekonomi, Kabupaten Bone Bolango mengalami pertumbuhan 0,06 persen. Hal tersebut menjadikan Bone Bolango satu-satunya daerah di Provinsi Gorontalo yang masih tumbuh perekonomiannya ditengah pandemi covid-19.

Sementara untuk capaian RPJMD 2016-2021, 50% capaian RPJMD melampaui target, 40% mencapai target, dan 10% belum tersedia. Hamim juga menjelaskan, untuk Standar Pelayanan Minimal Kabupaten Bone Bolango menjadi daerah yang tertinggi di Provinsi Gorontalo. Beberapa indikator yang menjadi penilaian yaitu di sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, sosial, dan pelayanan publik, dimana Bone Bolango mencapai angka 98 persen capaian.

Hamim Pou juga menjelaskan, berdasarkan hasil survey indeks kepuasan masyarakat atas pelayanan Pemda Kabupaten Bone Bolango pada tahun 2020 mencapai 85,80 persen, hal tersebut jauh meningkat dari tahun ke tahun, dimana pada tahun 2016 tingkat kepuasan masyarakat hanya sebesar 68,8 persen.

Terkait kendala dan permasalahan yang dihadapi di tahun 2020, Hamim Pou menjelaskan jika Bencana non Alam Pandemi Covid-19 dan rekofusing anggaran untuk penanganan covid-19 yang menyebabkan sejumlah program kerja terpaksa harus mengalami penundaan.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *