Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Kab Gorontalo

Menteri Sandiaga Uno Apresiasi Desa Wisata Bubohu yang Tawarkan Paket Wisata Religi/Halal untuk Kebangkitan Ekonomi

42
×

Menteri Sandiaga Uno Apresiasi Desa Wisata Bubohu yang Tawarkan Paket Wisata Religi/Halal untuk Kebangkitan Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

GOTV – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno memberikan perlengkapan sholat ke pada empat santri yang berhasil menyambung ayat suci Alquran dari Sandiaga. Hal tersebut terlihat saat Menparekraf Sandiaga Uno mengunjungi Wisata Religi Bubohu yang berada di Desa Bongo Kecamatan Batudaa Pantai Kabupaten Gorontalo (Sabtu, 6/11/2021).

Kunjungan Menparekraf ke Desa Wisata Religi Bubohu ini, untuk meninjau langsung desa yang masuk dalam 50 desa wisata Indonesia yang ditetapkan oleh Kemeparekraf . Di Desa Bongo ini setidaknya terdapat tiga destinasi wisata yang bisa dikunjungi, yaitu Wisata Religi Bubohu, Pantai Dulanga dan Masjid Walima Emas.

Example 300x600

Sandi mengungkapkan, pihaknya baru menemukan satu tempat wisata yang cukup unik yaitu pesantren alam. Dimana dilokasi ini, para santri bisa belajar agama yang menyatu dengan alam, sehingga para santri juga bisa mencintai alam sambil memperdalam ilmu agamanya. “Cukup menarik, lokasinya juga bisa membuat wisata religi sehingga masyarakat punya banyak pilihan untuk wisata,” ungkap sandi saat menyapa para santri di Pesantren Alam Bubohu.

Sandi menegaskan, yang ditemukan di Gorontalo ini sangat unik, Kemenparekraf saat ini masih berupaya meningkatkan wisata halal di Indonesia. Pasalnya, Indonesia dengan penduduk mayoritas muslim, punya peluang besar untuk memulihkan pariwisata dan ekonomi kreatif melalui wisata halal. Sandi mengatakan, pariwisata halal banyak diminati oleh wisatawan nusantara.

Pihaknya melihat, ada sebanyak 11 miliar dolar yang keluar dari masyarakat Indonesia untuk berwisata ke luar negeri dan setengahnya adalah wisata religi. Untuk itu, pihaknya akan mengembangkan Wisata Religi Bubohu di Desa Bongo. “Kita melihat pariwisata berbasis komunitas, dan desa. Disini kita melihat ada tadabur alam dan tadabur quran, ibu bisa menjadi paket disaat liburan karena wisatwan nusantara ingin sekali pengalaman sepiritual, di desa ini nanti kita bisa kembangkan,” ujarnya.

Sebab, pada realitanya, banyak ditemui wisatawan lokal yang pergi berwisata ke negeri orang untuk berwisata religi. “Yang menjadi potensi terbesar dari pariwisata halal ini adalah wisatawan nusantara. Dan wisatawan nusantara ini yang terbiasa berwisata di luar negeri untuk berwisata religi maupun berwisata yang konsepnya muslim friendly tourism. Dikarenakan pandemi tidak memiliki banyak pilihan, dan ini yang harus kita fokuskan,” ujarnya.

Sandi mengatakan beberapa provinsi di Indonesia sudah ada yang mengambil posisi kepemimpinan sebagai pariwisata halal. Tentunya, hal ini menjadi langkah yang baik untuk mendorong provinsi lain dalam mengembangkan wisata halal. Dimana keuntungan dari program ini tak jauh untuk meningkatkan ekonomi kreatif setiap daerah.(*)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *