GORONTALO.TV.Deprov – Anggota Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo Adhan Dambea memberi peringatan keras kepada masyarakat dan mahasiswa yang akan melakukan aksi demo dalam rangka memperingati hari buruh nasional, menurut Adhan, demo yang dilakukan masyarakat dan mahasiswa, diharapkan tak berlangsung anarkis dan jangan merusak fasilitas publik milik negara yang dibangun dengan uang rakyat melalui pajak.
Hal ini diungkapkan Adhan Dambea disaat menggelar kegiatan Konferensi Pers menjelang peringatan hari buruh nasional, yang berlangsung di AD Centre Kota Gorontalo. Kamis (27/04/2023).
Adhan menjelaskan , bahwa belakangan ini marak unjuk rasa mengenai UU Cipta Kerja yang merusak fasilitas umum dan mengganggu ketertiban umum, untuk itu Adhan meminta semua harus dilakukan dengan santun, menjunjung tinggi adat Gorontalo, tidak merusak fasilitas umum yang justru merugikan masyarakat dan negara, serta tidak mengganggu ketentraman dan ketertiban umum.
Adhan Dambea yang juga sebagai ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Provinsi Gorontalo berharap, menjelang peringatan hari buruh nasional, pelaksanaan demo yang akan di gelar oleh masyarakat maupun mahasiswa kedepannya harus bisa terkendali.
Hindari demo secara anarkis yang dapat merusak fasilitas umum, fasilitas milik rakyat bukan milik pemerintah, Adhan juga menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat yang ingin melakukan aksi agar menjaga ketertiban.(Ricky/adv)


















