GOTV.Network. Deprov – Rapat Forkopimda Terbatas yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo membahas beberapa hal terkait dengan persiapan pelaksanaan Rakornas dan perkembangan isu-isu Pilkada yang ada di Provinsi Gorontalo.
Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Thomas Mopili yang sempat hadir dalam Rapat Forkopimda Terbatas tersebut menyatakan, bahwa ada bererapa hal yang dibahas dalam Rapat kali ini, yang pertama membahas masalah persiapan Rakornas di Jakarta yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 7 minggu ini.
“Maka, perlu diatur apa-apa saja bahan yang akan didiskusikan disana,”jelas Thomas kepada sejumlah awak media usai mengikuti rapat yang berlangsung Aula Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo. Senin, (4 November 2024)
Selain itu, menurut politikus Golkar ini rapat juga membahas seputar soal isu–isu lokal terkait dengan pelaksanaan Pilkada. Termasuk sesuai dengan penyampain dari KPU dalam proses persiapan pelaksanaan Pilkada secara serentak terutama masalah logistik.
“Nah, kita sudah dengar semua bahwa dari KPU, Bawaslu minim masalah kalau Bawaslu, hanya 1 kasus mungkin hanya Ketua DPRD yang dipanggil kemarin di Gorut selebihnya itu nihil tidak ada masalah-masalah yang krusial di 6 Kabupaten lainnya,”terangnya.
Bukan hanya masalah persiapan Pilkada, Thomas menilai laju inflasi yang ada di Gorontalo sudah bisa dikendalikan dengan baik berkat kerja keras Penjabat Gubernur Gorontalo dan sudah sesuai dengan keinginan dari Mendagri.
“Maka ini cukup baik, inflasi kita cukup terkendali sehingga mudah-mudahan pak Gubernur juga pada posisi aman karena Gorontalo cukup terkendali inflasinya.”ujar Thomas
Sementara masalah perdagangan orang yang sempat mencuat dan disinyalir menyasar para mahasiswa, Thomas berpendapat hal ini terjadi karena masih minimnya pendapatan orang tua mahasiswa khususnya upah minimum yang diberlakukan di Gorontalo selama ini.
“Ini dampak dari minimnya upah daripada orang tua mahasiswa yang membiayai kuliahnya, serta kurangnya beasiswa yang berdampak dan rentan menjadi korban perdagangan orang adalah mahasiswa,”sesal Thomas Mopili.(ricky/adv)


















