GORONTALO.TV.Deprov – Laporan Pertanggungjawaban dan penyampaian laporan secara lisan oleh Pejabat Gubernur hampir tidak ada yang boleh di koreksi dan hampir tidak ada yang boleh di kritisi, hal inilah yang diungkapkan Ketua Komisi III Thomas Mopili usai mengikuti Rapat Paripurna ke 105 dalam rangka Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Gubernur Gorontalo Tahun 2022. Senin (06/03/2023)
Menurut Thomas Mopili, pelaksanaan Rapat Paripurna kali ini adalah menjadi pembahasan LKPJ Gubernur paling cepat, apa yang telah disampaikan Gubernur dalam laporannya itu berjalan bagus, kalaupun ada kejadian perdebatan antara Anggota DPRD saat paripurna berlangsung, hal itu menurutnya tidak terkait dengan materi dalam Rapat Paripurna.
Bagi Thomas, terjadinya perdebatan dalam Rapat Paripurna akan mempertontonkan sesuatu hal yang harus tidak terjadi kerena banyak tamu undangan yang hadir, apalagi yang bersifat pribadi atau internal. Makanya dirinya lebih baik memilih diam, karena sudah diwakili Ketua Fraksi Golkar yang sudah bicara menyampaikan pandangannya
Politisi partai golkar ini meyakini bahwa pelaksanaan Rapat Paripurna LKPJ Gubernur kali ini Akan Manjadi LKPJ Tercepat Untuk di Bahas, bahkan dalam pengamatannya khususnya frakksi golkar, pada pertanggungjawaban Gubernur adalah masalah stunting menjadi perhatian serius Gubernur, Gubernur ingin meninggalkan sebuah karya bahwa angka stunting akan menurut drastis ketika Gubernur sudah tidak menjabat lagi.(Ricky/adv)


















