Gorontalo.tv.Deprov – Ketua Bersama Pimpinan DPRD Provinsi Gorontalo menerima Kunjungan Kerja Pelaksanaan Praktik Kerja Dalam Negeri (PKDN) Sespimti Polri Digrek ke 32 tahun anggaran 2023, kunjungan kerja yang di ikuti oleh sebanyak kurang lebih 10 orang ini akan menggelar study terkait kondisi Gorontalo yang dijuluki sebagai Kota Serambi Madinah. Para anggota Sespimti Polri diterima langsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Gorontalo. Selasa (25/07/2023)
Ketua Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo AW.Thalib saat menerima Pelaksanaan Praktik Kerja Dalam Negeri (PKDN) Sespimti Polri yang akan melakukan study mengungkapkan, bahwa ada beberapa hal yang ingin diketahui dalam melakukan kunjungan kerja di DPRD Provinsi Gorontalo.
“Ada beberapa hal yang ditanyakan oleh mereka, yaitu terkait dengan kondisi serambi madinah dan bagaimana hal yang terjadi di Dewan sendiri, sepertinya sudah tidak terdengar lagi hal-hal atau media yang menginformasikan sebagaimana informasi yang berkembang pada pada tahun 2005 lalu, dimana sebelumnya telah terjadi turbulensi terkait dengan masalah hukum yang menimpa Dewan pada saat itu,”jelas AW. Thalib.
Menurut AW.Thalib, bahwa perkembangan saat ini yang ada di Gorontalo khususnya di DPRD Provinsi Gorontalo sendiri, karena secara interen telah melakukan penegakan aturan yang dilakukan secara ketat.
“Yakni dalam hal sistem pengendalian intrernal yang dilakukan secara ketat, oleh Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dan kemudian kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, “ujarnya.
“Sehingganya tidak ada hal-hal yang menonjol terjadi, meskipun ada juga temuan-temuan dari BPK RI tetapi sifatnya adminsitratif, tidak ada hal yang terkait dengan yang bersifat material,”urai AW. Thalib.
Politikus Partai Persatuan Pembangunan ini juga meyakinkan, bahwa kondisi Kamtibmas yang sempat dipertanyakan oleh tim Sespimti Polri juga sudah dijelaskan oleh Pimpinan DPRD Provinsi Gorontalo.
“Tadi sudah dijelaskan oleh Pimpinan, dimana untuk Gorontalo sendiri Alhamdulillah terkendali, meskipun Kamtibmas ini masih merupakan hal pertama yang kita lakukan kewaspadaannya, hal itu dengan melakukan pencegahan dan pembinaan secara terus-menerus dan tidak pernah berhenti,”pungkasnya.(Ricky/adv)


















