Gorontalo.tv.Deprov – Pelaksanaan masa reses Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo Hamid Kuna yang memasuki hari ke – 3 dengan menggelar jaring aspirasi bersama masyarakat Desa Hutadaa Kecamatan Telaga Jaya Kabupaten Gorontalo . Rabu (08/02/2023)
Pertemuan tatap muka bersama konstituen dari masyarakat Desa Hutadaa yang hadir mencapai kurang lebih 100 orang , hal ini membuat antusias masyarakat yang mengikuti jalannya reses dengan mendengarkan penjelasan singkat pelaksanaan reses sekaligus cara menyampaikan aspirasinya.
Terungkap dalam pertemuan tersebut masyarakat Hutadaa mengemukakan sejumlah aspirasi yang dianggat sangat dibutuhkan saat ini.
“ Iyya yang pertama keluhan yang disampaikan oleh perwakilan nelayan yang ada di danau limboto, karena menurut mereka Desa Hutadaa sendiri paling banyak yang bermata pencaharian sebagai nelayan dan sebagai kawawsan pesisir danau limboto,” jelas Hamid Kuna
Olehnya ujar Hamid Kuna kepada awak media, mereka berharap adannya perhatian Pemerintah, karena kondisi yang ada saat ini sangat merugikan para nelayan , bayangkan sampai saat ini para nelayan belum dapat beraktifitas menangkap ikan seperti biasannya karena jalan untuk masuk pada kawasan danau tertutupi oleh eceng gondok yang sudah sangat sulit untuk di bersihkan dan disingkirkan dengan alat seadannya, “ ungkapnya
Menghadapi permasalahn tersebut, dirinya sekalu Anggota DPRD Provinsi Gorontalo akan berupaya dengan melakukan sentuhan hati kepada masyarakat, selanjutnya akan berkoordinasi dengan pihak Balai Wilayah Sungai Sulawesi II Gorontalo untuk meminta agar segera dibantu, karena masyakat nelayan bergantung pencahariannya pada pemanfaatan danau limboto.
Bukan hanya masalah jalan yang ada di wilayah danau limboto, masyarakat juga menyampaikan bahwa saat ini terjadi kubangan rawa tepatnya berada di blakang pasar hutadaa yang saat ini sudah menjadi tempat pembuangan sampah oleh masyarakat.
“Sehingga aroma bau yang disebabkan oleh penumpukan sampah tersebut sangat menganggu masyarakat, olehnnya melalui kesempatan ini diharapkan oleh masyarakat ada perhatian serius dari Pemerintah, baik Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten Gorontalo,” bebe Hamid Kuna
Masyarakat Desa Hutadaa juga berharap, yakni terkait dengan adanya bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) yang alokasinnya di Desa Hutadaa agar ditambah, mengingat Hutadaa saat ini banyak ibu ibu yang berprofesi sebagai penjual harian.(Ricky/Adv)


















