Gorontalo.tv. Deprov – Masyarakat Desa Botubulowe Kecamatan Dungaliyo mempertanyakan minimnya lapangan kerja di daerah tersebut, sementara sumber daya manusianya melimpah, hal ini terlihat dari banyaknya lulusan serjana yang sampai saat ini menganggur atau belum dapat pekerjaan.
Hal ini terungkap di saat Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Arifin Jakani menggelar pertemuan tatap muka hari keenam Reses Masa Persidangan Pertama tahun 2023-2024 Daerah Pemilihan III Gorontalo A yang berlangsung bersama masyarakat Desa Botubulowe Kecamatan Dungaliyo Kabupaten Gorontalo. Senin (06/11/2023)
Menurut sejumlah pemuda, yang sebagian besar berasal dari para pemuda yang sudah lulus pendidikan sebagai sarjana mengaku, bahwa saat ini di Desa Botubulowe sendiri telah banyak melahirkan seorang sarjana, tapi hanya jadi pengangguran dan sulit untuk mendapatkan lapangan pekerjaan, olehnya bagaimana kehadiran Anggota Legislatif Arifin Jakani bisa memberikan solusi agar di Desa tersebut bisa terbuka lapangan pekerjaan.
Bukan hanya itu, selain sulitnya lapangan pekerjaan, masyarakat Desa Botubulowe juga menyuarakan adanya perbaikan insfrastruktur transportasi darat, yaitu perbaikan jalan Desa Botubulowe, pengadaan bantuan bibit Jagung, dan yang lebih miris lagi dari aspirasi yang disampaikan masyarakat, bahwa sampai saat ini masyarakat Di Desa Botubulowe sudah tidak pernah lagi mendapatkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Menyikapi ini semua, selaku Anggota Legislatif dari Partai Demokrat, di depan masyarakat Desa Botubulowe Kecamatan Dungaliyo, Arifin Jakani menyatakan, bahwa semua usulan yang telah ditampung pada reses kali ini akan diperjuangkannya semaksimal mungkin, dia pun berharap aspirasi masyarakat Desa Botubulowe bisa tercover dalam APBD induk tahun 2024.(Ricky/adv)


















