GOTV – Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim meluncurkan Program Po’otu’ude atau penyelarasan kurikulum SMK dengan dunia usaha/industri, yang berlangsung di SMK Negeri Model Gorontalo, Selasa (9/6/2020).
Selain program Po’otu’ude yang dilaksanakan oleh SMK Negeri Model Gorontalo, wagub juga melakukan panen rumput odot atau rumput gajah serta peluncuran penanaman tanaman hortikultura di area sekolah.
Wagub Gorontalo Idris Rahim mengapresiasi jajaran Dikbudpora Provinsi Gorontalo serta jajaran SMK Model Gorontalo yang melaksanakan program ini dimana mampu mempersiapkan lulusan untuk bisa bersaing dan selaras dengan kebutuhan dunia usaha atau dunia insdustri.
Menurut Wagub, dari 30 SMK baru enam SMK yang sudah menyelaraskan kurikulumnya dengan dunia usaha dan industri.
Ia mencontohkan bagaimana para siswa yang dibiayai dengan beasiswa di Akademi Teknik Industri Solo, mampu untuk langsung terjun di dunia industri di Solo. Dari 7 orang yang dibiayai dengan beasiswa Pemprov Gorontalo, hanya dua yang balik ke Gorontalo yaitu pengajar di Poligon dan SMK, sementara 5 lainnya telah “dipinang” oleh dunia industri di Solo sebelum mereka menyelesaikan studinya.
Di Gorontalo ada enam SMK yang telah melakukan penyelarasan kurikulum dan melakukan kerjasama dengan dunia usaha.
SMK 1 Kota Gorontalo melakukan penyelarasan kurikulum di bidang jaringan dan telah bekerjasama dengan Telkom. SMK 2 Kota Gorontalo juga telah melakukan penyelarasan kurikulum di bidang perhotelan dan telah melaksanakan kerjasama dengan hotel Maqna.
SMK lainnya yaitu SMK 3 Gorontalo, yang melakukan kerjasama dengan Yamaha PT Hasrat Abadi untuk kompetensi bisnis sepeda motor. Lalu ada juga SMK 1 Boalemo yang bekerjasama dengan PT. Tolangohula untuk kompetensi instalasi listrik.
Selanjutnya yaitu SMK 1 Marisa dengan penyelerasan bidang pelayaran. Terakhir adalah SMK 1 Limboto yang bekerjasama dengan hotel Horizon.
Selain enam SMK di atas, akan ada 30 SMK lagi yang akan melakukan penyelarasan kurikulum.

















