GOTV.Network.Bumi Panua – DPRD Pohuwato pada Senin, (25/11/2024), telah meneken persetujuan bersama Pemerintah mengenai APBD tahun 2025, melalui rapat paripurna ke 10. Dewan mengumumkan kenaikan sebesar Rp 71.012.779.637, dari postur APBD tahun 2024.
Anggota Badan Anggaran (Banggar) Nasir Giasi yang didapuk menyampaikan hasil pembahasan banggar menyampaikan ucapan, “Terima kasih kepada pak Bupati yang telah menyusun dokumen yang disampaikan ke DPRD.”
Nasir menyampaikan bahwa anggaran pendapatan daerah tahun 2025 direncanakan sebesar Rp 1.021.675.320.342, yang bersumber dari PAD sebesar Rp 133.225.149.324; pendapatan transfer sebesar Rp 888.450.171.000; dan pendapatan yang sah lainnya yang belum dipastikan nominalnya.
Dimana pemerintah daerah merencanakan belanja APBD sesuai postur anggaran yang sebesar Rp 1.030.667.634.015, terdiri dari belanja operasional sebesar Rp 738.231.008.673, belanja modal sebesar Rp 141.554.000.142, belanja tidak terduga Rp 3.500.000.000 dan belanja transfer sebesar Rp 147.382.625.200.
Banggar menyadari adanya selisih pendapatan daerah dan belanja daerah yang mencapai Rp 8.992.313.673, yang selanjutnya disepakati, “Total APBD pemerintah daerah Kabupaten Pohuwato mengalami perubahan setelah dilakukan pembahasan yakni sebesar 1.030.667.634.015, dari postur 2024. Sehingga postur APBD Kabupaten Pohuwato tahun 2025 mengalami peningkatan sebesar Rp 71.012.779.637.”
Sebagai perbandingan, postur APBD pemerintah Daerah Pohuwato tahun 2024 sebesar Rp 959.654.854.378.
“Terima kasih pak Bupati, APBD kita 2025 mengalami peningkatan,” Imbuh Nasir.
Adapun kegiatan ter anggarkan antara lain:
Beasiswa untuk mahasiswa sebesar Rp 3.729.510.000,
Beasiswa Kedokteran Rp 2.798.780.000,
Beasiswa Polbangtan Rp 171.780.000,
Beasiswa Tahfidz Quran Rp 246.450.000,
Beasiswa Kuliah Tahfidz ke Luar Negeri (mesir) Rp 225.000.000,
Beasiswa S1 Prestasi Rp 105.000.000,
Beasiswa S1 Akhir Studi Rp 70.000.000,
Beasiswa S2 Rp 112.500.000,
BPJS tenaga kerja Rp 3.500.000.000,
Telah ter anggarkan BPJS Kesehatan Rp 10.000.000.000,
BPJS tenaga kerja BPD Rp 250.000.000,
Pelatihan para tukang (basi) Rp 150.000.000,
Bantuan Nelayan berupa perahu Piber dan mesin katintin Rp 2.616.000.000,
Alokasi cadangan pangan Rp 100.000.000,
Insentif imam, pemangku adat Rp 5.016.000.000,
Pengadaan excavator mini untuk lahan pertanian, pengadaan mobil damkar dan dalmas serta pengadaan angkatan sampah.
Bantuan penguatan usaha UMKM Rp 1.000.000.000,
Belanja usaha kepada kelompok perempuan kepala keluarga
Bidang infrastruktur jalan di antaranya pengaspalan ruas Talaga Dambalo, Talaga Biru, Talaga Empat, dan Ruas Teratai Bulangita, lanjutan pembangunan Bendungan Marisa Empat. Dan bidang Kesehatan Pembangunan 7 Gedung PKM Pembantu se Pohuwato.(WH)












