Gorontalo.tv.Bumi Panua – Komisi 2 DPRD Pohuwato mengundang OPD mitra kerja Komisi 2 dalam agenda rapat kerja yang dilaksanakan diruang rapat DPRD. Senin (13/01/2025).
OPD yang diundang kali ini adalah Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan hadir pula Asisten 1 bidang Pemerintahan Setda Pohuwato.
Dalam rapat kerja ini anggota Komisi 2 Rizal Pasuma mengkritik kinerja Pemerintah Daerah dan para investor yang menanamkan modalnya di Pohuwato.
Politisi Golkar itu menyebut sejumlah permasalahan diantaranya terkait aktifitas PT. LIL di wilayah Popayato. Perusahaan yang bernaung dibawah Kencana Grup ini tidak berkontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan ini harus menjadi perhatian serius DPRD karena Pemerintah Daerah tidak tegas dalam hal ini.
“Kami berharap perusahaan ini membawa perubahan ekonomi, apalagi saat ini sudah dibangun pabrik, tapi apakah CPO yang dikirim keluar daerah itu ada kontribusinya untuk PAD” ujar Rizal
Disamping itu Rizal menjelaskan perusahaan ini memakai BBM bersubsidi dan tidak memberikan hasil bagi daerah. Selain itu penegakan Peraturan Daerah terkait kendaraan yang wajib berplat DM untuk mengoptimalkan Penerimaan Pajak Daerah.
Aleg asal Popayato ini juga membawa surat pengaduan dari masyarakat Popayato dimana perusahaan mengakui tidak lagi melakukan penelitian, tetapi sudah mengambil emas di dalamnya.
“Jika ini dibiarkan, jelas ada kesan pembiaran, Pemerintah Daerah tahu atau tidak selain itu data terkait aktivitas perusahaan tersebut sudah ada di Kesbangpol dan seharusnya diketahui oleh Bupati Pohuwato”. tegas Rizal
Rapat kerja ini dipimpin Ketua Komisi 2, Nirwan Due, didampingi Wakil Ketua Febriyanto Mardain, serta anggota Komisi 2 diantaranya Suprapto Monoarfa, Jeni Tulung, Otan Mamu, dan Tomi Umar. (WH)












