Gorontalo.tv.BoneBol – Pelaksanaan Reses anggota DPRD Provinsi Gorontalo Kristina Muhamad Udoki dimasa persidangan ketiga tahun 2025-2026 Daerah Pemiihan II Kabupaten Bone Bolango yang dipusatkan di Desa Tinelo Ayula Kecamatan Bulango Selatan Kabupaten Bone Bolango dihadiri langsung empat Kepala Desa yang ada di Tapa Bulango.(Senin, 06/07/2027)
Di depan masyarakat Tapa Bulango, Femy Udoki yang didampingi Anggota DPRD Kabupaten Bone Bolango Hendra Suleman menjelaskan, bahwa kegiatan reses yang dipusatkan di Desa Tinelo Ayula ini merupakan titik ke empat jadwal pelaksanaan reses yang akan berlangsung dari tanggal 29 Juni hingga 08 Juli 2026.
Menurut mantan Ketua KPU Bone Bolango ini, bahwa Reses para anggota DPRD Provinsi Gorontalo khususnya di Dapil II Bone Bolango akan turun bertemu langsung dengan masyarakat untuk menyerap, menampung, dan menindaklanjuti aspirasi, keluhan, serta usulan warga agar dapat direalisasikan ke dalam program pembangunan daerah di tahun 2027.
Dalam aspirasinya yang disampaikan langsung Kepala Desa Kramat meminta kepada Femy agar jalan Tapa Bulango, khususnya ruas jalan yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo ditahun 2027 bisa dianggarkan dalam APBD guna perbaikan sebagian jalan yang rusak.
Begitu juga dengan Kepala Desa Talulobutu Selatan yang turut hadir dalam reses tatap muka kali ini, ia mengusulkan agar dalam proses penyeleksian program bantuan kepada masyarakat yang memakai metode Desil bisa di evaluasi kembali, karena menurutnya aplikasi tersebut masih rentan dengan belum maksimalnya penyaluran bantuan yang akan diterima masyarakat saat ini.
Lain halnya dengan aspirasi yang disampaikan langsung oleh ketua BPD Desa Tinelo Ayula, dihadapan masyarakat ia meminta agar dalan pelaksanaan perencanaan pembangunan khususnya yang ada di Pusat Perkantoran Blok Plan Pemerintantah Provinsi Gorontalo dalam hal penataan tata ruang bisa melibatkan pihak Pemerintah Desa agar pembangunan tersebut bisa terintegrasi.
Selain pembangunan yang terintegrasi, ketua BPD juga mengaspirasikan program bantuan untuk tempat ibadah, bantuan program UMKM, bantuan beasiswa, SIM Gratis, PLN gratis, ayam KUR dan program bantuan bagi majelis taklim.
Setelah menampung semua aspirasi masyarakat Tapa Bulango, Femy berjanji akan memperjuangkan usulan tersebut agar bisa direalisaikan dalam APBD induk maupun perubahan di tahun 2027, namun menurutnya semua itu akan terealisasi tergantung ketersediaan anggaran dan program yang telah diusulkannya melalui instansi terkait yang ada di Pemerintah Provinsi Gorontalo.(ars)

















