Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Gorontalo Hari Ini

Ditengah Wabah Covid-19 Dan Menghadapi Ramadhan, Pemda Bone Bolango Antisipasi Melonjaknya Harga Kebutuhan Bahan Pokok

34
×

Ditengah Wabah Covid-19 Dan Menghadapi Ramadhan, Pemda Bone Bolango Antisipasi Melonjaknya Harga Kebutuhan Bahan Pokok

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Gorontalo.tv. BoneBol-Ditengah Krisis mewabahnya virus corona (Covid-19) dan Menjelang pelaksanaan bulan suci ramadhan, pemerintah kabupaten bone bolango melalui dinas perindustrian dan perdagangan akan terus melakukan pemantauan harga-harga kebutuhan bahan pokok yang ada di setiap pasar pasar tradisional, menurut M. Rizki Pateda yang membidangi Perdagangan PerindagKum Kabupaten Bone Bolango, hal ini dilakukan biasanya pertama yaitu kenaikan harga menjelang Perayaan Hari Besar Agama itu cenderung naik terlebih komoditi-komoditi yang dimana Kita Masih Mengimpor seperti bawang Putih, bawang merah, gula dan barang-barang lainnya.

Berkaca pada tahun 2019, kenaikan harga tahun ini juga memicu naiknya inflasi (diprediksi bisa sampai dua digit) pada bulan ramadhan dan Hari raya Idul Fitri 1441 Hijriah. Kedua, Pemerintah Bone Bolango untuk mengantisipasi kenaikan harga tetap berusaha pasokan dan distribusi barang berjalan lancar.

Example 300x600

Akan tetap situasi kondisi yang disebabkan oleh Penularan Covid 19 ini membuat sedikit masalah dalam distribusi karena ada beberapa protokol penting yang harus dilaksanakan termasuk di pasar rakyat,
Bupati Bone Bolango Hamim Pou sudah membuat gerakan cepat ( gercep) untuk mengatasi kerumunan yang disebabkan di pasar dengan mengeluarkan Surat Edaran mengenai pembatasan aktivitas pasar yaitu dengan menutup semua aktivitas pasar yang sifatnya mingguan dengan menggantinya dengan mengoperasikannya sebagai pasar Harian yang berbatas waktu dari jam 06.-09 pagi setiap hari, kemudian Bupati Bonebol juga pekan ini sudah meluncurkan pelayanan pasar rakyat berbasis online melalui saluran telepon “Hallo Patali”

Lain halnya yang terjadi di lapangan khususnya di pasar-pasar tardisonal, para pedagang malah mengeluhkan turunya sejumlah kebutuhan pokok dan sepinya pembeli meskipun menghadapi bulan suci ramadhan, hal ini menurut para pedagang diakibatkan karena masih adanya pemberlakuan status darurat penyebaran virus corona (Covid-19) yang terjadi di Kabupaten Bone Bolango.

Para pedagang berharap krisis wabah virus covid-19 yang terjadi selama ini segara berakhir, agar para pedagang bisa beraktifitas kembali secara normal, banyak pembeli yang datang dan harga bisa stabil kembali. (tim liputan melaporkan)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *