GOTV – DPRD Kabupaten Bone Bolango melalui Komisi 1 melakukan mediasi permasalahan antara pihak Kepala Desa Oluhuta, Kecamatan Kabila Bone, dengan salah seorang warganya. Rahman Mahabu yang merupakan warga Desa Olohuta sebelumnya mengadu ke pihak DPRD Bone Bolango, atas dugaan penyalahgunaan wewenang dan maladministrasi kependudukan yang dilakukan Kepala Desa Olohuta, Ronal Sahrain.
Menurut Rahman, sang Kepala Desa Olohuta Ronal Sahrain tanpa sepengetahuannya telah memindahkan data kependudukan keluarganya yang sebelumnya merupakan warga Desa Olohuta, menjadi warga Desa Cempaka Putih Kecamatan Tolinggula Kabupaten Gorontalo Utara. Pemindahan data kependudukan diketahui, setelah sang istri melakukan pengecekan langsung ke Dinas Dukcapil Kabupaten Bone Bolango, setelah sebelumnya mendengar kabar jika sang kades telah memindahkan data kependudukan Rahman Mahabu beserta keluarganya keluar dari Desa Olohuta.
Rahman menjelaskan, tindakan Kades Olohuta yang memindahkan data kependudukan keluarganya, diduga karena sakit hati karena pernah melaporkan melaporkan sang Kepala Desa ke Polres Bone Bolango dalam dugaan tindak pidana pencemaran nama baik, dan ke pihak Polsek Kabila Bone dalam dugaan tindak pidana pengancaman.
Pihak Komisi 1 DPRD Kabupaten Bone Bolango berharap agar persoalan ini bisa diselesaikan dengan jalan damai kekeluargaan. Melalui Ketua Komisi Faisal Mohie, kedua belah pihak yang berseteru bisa melakukan pertemuan damai dengan mengundang warga masyarakat sesuai dengan apa yang menjadi permintaan Rahman selaku pelapor.
Senada dengan pernyataan ketua Komisi I DPRD Bone Bolango, Pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Bone Bolango melalui pelaksana tugas (plt) asisten I Aznan Nadjamudin juga berharap agar kedua belah pihak bisa berdamai, mengingat antara kepala desa dengan istri dari pelapor masih terdapat hubungan kekeluargaan.
Rahman Mahabu sendiri meminta kepada pihak Pemerintah Desa Olohuta dengan difasilitasi oleh Pemda Bone Bolango, untuk mengadakan pertemuan terbuka dengan masyarakat di Desa Olohuta. Sebab menurutnya, telah menyebar berita dimasyarakat jika kehadirannya di Desa Olohuta telah menyebabkan kekacauan, dan menurutnya berita bohong tersebut bisa menyebabkan keselamatan jiwa keluarganya terancam.


















