gorontalo.tv – Pemerintah Daerah Kabupaten Bone Bolango, melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, bergerak cepat dalam mengatasi persoalan Stunting (kurang gizi tumbuh kembang anak) di Kabupaten Bone Bolango. Hal tersebut untuk menindaklajuti kegiatan Launching Kampung Keluarga Berkualitas (KB) dan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) yang berlangsung tanggal 9 September yang lalu.
Pemda Bone Bolango melalui Dinas Sosial P3AP2KB langsung melakukan pertemuan dengan dengan pihak pemerintah ditingkat desa dan kelurahan. Hal tersebut seperti yang terlihat di kegiatan Mini Loka Karya, rembuk stunting tingkat Kecamatan Kabila yang berlangsung di Gedung Balai Penyuluh KB Kecamatan Kabila, Rabu (14/9/2022).
Menurut Staf Ahli Bidang Bupati bidang Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Kebudayaan, dr. Rusli Katili, Kegiatan Rembuk Stunting ini dilaksanakan untuk menyatukan seluruh pemangku kepentingan di Kecamatan Kabila, yang program kerjanya berkaitan erat dengan program percepatan penurunan stunting di Kecamatan Kabila.
Rusli Katili menjelaskan, seluruh pemangku kepentingan melalui Rembuk Stunting ini akan merumuskan upaya bersama dalam menurunkan angka stunting. Untuk mewujudkan hal tersebut, maka diputuskan pembentukan Tim Percepatan Penurunan Stunting di Kecamatan Kabila.
Tim Percepatan Penurunan Stunting merumuskan bersama mengenai rencana kerja dan sumber dana yang akan digunakan untuk mengatasi persoalan Stunting di Kecamatan Kabila. Menurut Rusli, Tim Percepatan Penurunan Stunting nantinya akan melakukan evaluasi sejauh mana program kerja penurunan Stunting bisa berjalan dengan baik.
Rusli Katili menambahkan, Tim Percepatan Penurunan Stunting melibatkan pihak Pemerintah Kecamatan, KUA, Puskesmas, dinas Pendidikan Kecamatan, dan Pemerintah Desa yang menjadi lokus penurunan stunting, yaitu Desa Dutohe dan Desa Dutohe Barat.


















