GOTV.Network.Bumi Panua – Rapat dengar pendapat gabungan Komisi 1 dan 3 yang dipimpin ketua DPRD Pohuwato Nasir Giasi didampingi Ketua Komisi 3 Beni Nento ini terkait permasalahan meninggalnya bayi perempuan yang bermur 1 bulan di Kecamatan Popayato.
Pihak DPRD menghadirkan seluruh bidan dan dokter serta Kepala Puskesmas Popayato, Kepala Dinas Kesehatan dan dokter spesial anak di RSUD Bumi Panua. Berlangsung di ruang rapat DPRD. Senin (3 Mei 2024)
Ketua DPRD Nasir Giasi meminta pihak Puskesmas menjelaskan kronologi kejadian sejak awal mula kejadian.
Nasir Giasi menjelaskan kepada wartawan usai rapat bahwa DPRD menemukan adanya kelalaian dalam penanganan bayi saat dilahirkan dan dirawat dipuskesmas.
“Dalam penanganan pihak puskesmas lalai hal ini diakui dokter dipuskesmas yang tidak paham SOP,”.ungka Nasir
Disamping itu penanganan kesehatan yang terjadi dipuskesmas Popayato itu membuat DPRD meminta jajaran Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), hingga Kepala Dinas Kesehatan, untuk segera mengambil langkah yang tepat terkait persoalan itu.
“IDI dan IBI segera mengambil langkah mengaudit sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Pohuwato diharapkan lebih rajin untuk turun lapangan ke Puskesmas jangan hanya menunggu ditempat,”ujar Nasir
Gabungan Komisi akan melakukan rapat internal dan kalau perlu akan ada punishment yang akan diberikan kepada mereka yang melakukan sehingga terjadinya kelalaian bayi sehingga meninggal dunia,”pungkas Nasir (WH)












