Gorotalo.tv.Deprov – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo Oktohari Dalanggo meminta kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo agar segera memanggil pihak kontraktor pelaksana proyek SMA N 1 Mananggu Kabupaten Bualemo tahun anggaran 2023. Hal ini karena dari hasil temuan dilapangan proyek tersebut telah selesai 100 persen dan telah dicairkan, namun kenyataannya masih ada sebagian pekerjaan terutama pekerjaan finising yang dianggap masih perlu perbaikan.
Permintaan pemanggilan kontraktor pelaksana proyek SMA N 1 Mananggu ini di ungkapkan Oktohari Dalanggo, usai dirinya menggelar Rapat Kerja Komisi IV Bidang Kesra & Iptek DPRD Provinsi Gorontalo bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo dalam rangka membahas permasalahan pelaksanaan pekerjaan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK Fisik ) tahun anggaran 2023 pada SMA N 1 Mananggu Di Kabupaten Bualemo dan SLB N Pohuwato, yang berlangsung di Ruang Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo. Senin (08/01/2024)
“Ada beberapa hal yang kami temukan dilapangan, dimana pada minggu kemarin awal tahun 2024 ini kami langsung action untuk memeriksa beberapa proyek di lingkungan Dinas Pendidikan terutama SMA-SMA yang telah selesai melaksanakan proyek-proyek di tahun 2023,”jelas Oktohari Dalanggo kepada awak media.
Menurut Oktohari Dalanggo, Pada saat melakukan kunjungan kerja dilapangan, pihak Komisi IV telah menemukan beberapa catatan yang harus segera diselesaikan oleh pihak kontraktor.
“Terutama di SMA N 1 Mananggu Kabupaten Bualemo, proyeknya sudah selesai namun ada beberapa hal yang perlu mendapat perbaikan, yaitu bagian-bagian finising,”terangnya.
Dimana menurutnya, bahwa pekerjaan sudah selesai 100 persen dan sudah dibayarkan sementara masih ada beberapa catatan yang masih dipandang belum selesai, terutama ada dinding yang masih kelihatan batubatanya, kemudian ada juga plafonnya yang tidak selesai secara menyeluruh kurang enak di pandang mata.
“Memang kecil-kecil, tapi itu kan berpengaruh, sudah dianggap 100 persen sementara pekerjaan belum selesai, itu kami minta kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan segera memanggil kontraktor itu untuk segera menyelesaikan, jangan sampai masih ada cerita-cerita, termasuk kami juga ada keluhan dari masyarakat yang ada di sana,”urai politikus senior ini
Bahkan bukan hanya masalah pekerjaan, ternyata masih ada sebagian catatan dari pihak toko dan hak pekerja yang belum terselesaikan, ia pun meminta pihak kontraktor untuk segera menyelsaikannya.
“Masih ada catatan toko dan gaji bas yang belum diselesaikan, ini walaupun tidak ada kaitannya dengan proyek, tapi itu tetap kami anggap nama baik kami sebagai Pemerintah yang telah memberikan pekerjaan proyek pada kontraktor, urusan diluar, tapi tidak bagus karena itu bagian dari proyek tersebut,”tegasnya.(Ricky/adv)Temuan Dilapangan, Komisi IV kontraktor segera menyelesaikannya


















