Gorontalo.tv.Deprov – Ketua Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo Thomas Mopili sangat prihatin dan sedikit kecewa atas permasalahan tumpang tindihnya lokasi pembangunan pelaksanaan pembangunan Waduk Bulango Ulu yang hingga kini belum ada penyelesaiannya.
Rasa prihatin dan sedikit kecewa yang diungkapkan Thomas Mopili sedikit beralasan, sebab undangan untuk menghadiri rapat tindak lanjut surat dari Balai Wilayah Sungai Sulawesi II Gorontalo, terkait permohonan Penetapan Lokasi (penlok) kembali untuk Pembangunan Bendungan Bulango Ulu di Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo. Semestinya harus di gelar pukul 13.00 Wita, namun pada kenyataannya hingga pukul 14.06 Wita belum ada tanda-tanda rapat akan dimulai. Kamis (08/06/2023).
“Saya dari pukul 12.58 tiba disana, sampai pukul 14.06 tidak ada tanda-tanda akan di mulai, maka saya beranjak pergi untuk melanjutkan pekerjaan saya,” ujar Thomas sedikit kecewa
Menurut Thomas Mopili, Padatnya aktivitas kerja Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, dirinya masih menyempatkan diri untuk menghadiri rapat tersebut, karena baginya hal ini akan sangat menarik untuk di ikuti.
“Yang menarik di dalam rapat itu, ada lokasi transmigrasi masyarakat, lalu kemudian yang kena projek pembangunan waduk Bulango Ulu,”ujarnya
Olehnya ia berharap, agar hal ini menjadi pelajaran bagi yang mengundang agar tidak lagi seperti itu.
Perlu diketahui, Proyek Strategis Nasional Pembangunan Bendungan Bulango Ulu seluas kurang lebih 4.193 hektare ini kedepannya diharapkan, akan mampu menopang kebutuhan suplay air bagi irigasi pertanian untuk wilayah Kabupaten Bone Bolango dan Kabupaten Gorontalo .(Ricky/adv)


















