
Gorontalo.tv.Bumi Panua – Ketua komisi III DPRD Kabupaten Pohuwato,Hi,B Nasir Giasi, S.Pd.,M.Si, melaksanakan Reses Masa Sidang Kedua Tahun Pertama di rusunawa Syah Desa Teratai, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Selasa (04/02/2025). Reses ini dilaksanakan di Daerah Pemilihan (Dapil) I Marisa-Buntulia
Dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan, Perkim, PDAM, dan Camat Marisa. Saat reses Nasir Giasi menemukan puluhan keluhan masyarakat yang tinggal di rusunawa Syah. Dari masalah air bersih dan kebersihan di rusunawa yang masih menjadi tantangan.
Hal ini tidak terlepas dari tanggung jawab penyediaan air bersih yang terletak pada PDAM, yang perlu memastikan pasokan air dari pipa yang ada hingga ke rusunawa, kebutuhan akan air bersih di rusunawa sangat tinggi, namun pasokannya terbatas dan sering habis dengan cepat. Sementara itu, masalah kebersihan menjadi lebih sulit karena hanya ada satu cleaning service yang tersedia untuk membersihkan area yang sangat luas, yang mengakibatkan proses pembersihan menjadi lama.
Menaggapi hal itu, Ketua Komisi III DPRD Pohuwato, Nasir Giasi, mengungkapkan bahwa dirinya akan menindaklanjuti dengan akan mengagendakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang melibatkan Direktur PDAM, Dinas Perkim, PUPR, dan perwakilan warga Rusunawa Syah untuk membahas masalah yang ada.
“Reses akan berakhir pada hari Jumat, dan pada Senin depan akan diadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP). Masyarakat Rusunawa diharapkan mengirimkan perwakilan pada RDP nanti,” kata Ketua Komisi III
Nasir Bilang, bahwa kebutuhan air bersih di Rusunawa Syah akan menjadi prioritas utama DPRD Pohuwato setelah reses ini. Penghuni Rusunawa Syah, yang juga berkontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD), berhak mendapatkan perhatian berupa pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur.
“Meskipun target PAD 2024 sebesar Rp500 juta, tercapai sekitar Rp475 juta atau 90 persen dari target, yang dianggap sebagai capaian luar biasa. Diharapkan kontribusi warga Rusunawa terhadap PAD dapat kembali dirasakan oleh mereka melalui penanganan, pemeliharaan, dan pembangunan infrastruktur sesuai dengan keluhan yang ada.” Pungkasnya
Di penghujung acara Nasir Giasi mengharapkan apa yang menjadi keluhan – keluhan masyarakat rusunawa Syah bisa mendapatkan solusi dari instansi terkait.(WH)












