
Gorontalo.tv.Pohuwato – Gabungan Komisi I, dan III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pohuwato menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Nakertrans, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup serta pengurus Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Pohuwato dan Provinsi Gorontalo.
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Pohuwato, Beni Nento, didampingi Wakil Ketua Hamdi Alami, Ketua Komisi 1 Iwan Abay, serta anggota DPRD Pohuwato yg tergabung dalam komisi 1 dan 3, rdp ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Pohuwato.
Dalam kesempatan tersebut, DPRD menyampaikan apresiasi terhadap perjuangan KASBI dalam memperjuangkan hak buruh, termasuk tenaga kebersihan (CS) yang telah terdaftar dalam organisasi buruh.
“Ada beberapa poin yang disampaikan, terutama terkait tenaga CS. Kami juga akan meminta data dari dinas terkait mengenai jumlah tenaga CS yang ada di DLH,” ujarnya
Ia menambahkan, persoalan efisiensi anggaran bukan hanya terjadi di Pohuwato tetapi juga secara nasional, sehingga turut berpengaruh pada kondisi pegawai di DLH. DPRD bersama pemerintah daerah sedang memikirkan upaya untuk meningkatkan honorarium tenaga CS.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Pohuwato, Iskandar Datau menyampaikan bahwa pemerintah daerah mengapresiasi aspirasi dari serikat buruh. Ia menegaskan bahwa keberadaan asosiasi buruh memang dibutuhkan terutama dengan hadirnya investor di daerah.
Terkait aspirasi buruh mengenai kesejahteraan dan upah tenaga kebersihan, Sekda mengungkapkan bahwa kondisi keuangan daerah di tahun ini dan tahun depan akan mengalami pengetatan sehingga berdampak pada penggajian tenaga CS.
Plt kadis nakertrans Pohuwato, amrin umar, menyampaikan bahwa keberadaan buruh di kabupaten Pohuwato sangat dibutuhkan. Ia juga mengatakan tenaga kerja lokal yang bekerja di perusahaan lebih banyak di banding non lokal.
“jumlah perusahaan yang ada di Pohuwato itu kurang lebih 64 perushaan yang terdiri dari sesuai daa 6 ribu sekian, dari 6 ribu itu, 55 persen berasal dari kabupaten Pohuwato dan 45 persen dari luar, ” ungkapnya.
Haris dari BPJS kesehatan kabupaten Pohuwato, menjelaskan bahwa masyarakat Pohuwato telah tercaper di BPJS kesehatan
“ jadi pemerintah Pohuwato itu telah mengkader penduduknya telah mendaftarkan masyarakatnya memiliki BPJS kesehatan,”ujarnya.
Lebih lanjut, di pemda sendiri pihaknya telah berkomitmen untuk para tenaga -tenaga kerja. “ untuk pemda kami saat ini sudah sangat komitmen untuk pegawai di teman – teman rumah sakit bumi panua sudah seratus itu di bayar oleh pihak rumah sakit, ”katanya, (Ars)












