Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Kab Pohuwato

Ketua DPRD Pohuwato Hadiri Ground Breaking Percetakan Sawah Baru 1.001 Hektare di Randangan

93
×

Ketua DPRD Pohuwato Hadiri Ground Breaking Percetakan Sawah Baru 1.001 Hektare di Randangan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
Ketua DPRD Pohuwato disaat menghadiri pelaksanaan ground breaking konstruksi percetakan sawah baru yang dipusatkan di Desa Manunggal Karya, Kecamatan Randangan

Gorontalo.tv.Pohuwato — Langkah besar menuju kemandirian pangan kembali ditorehkan Pemerintah Kabupaten Pohuwato. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan ground breaking konstruksi percetakan sawah baru yang dipusatkan di Desa Manunggal Karya, Kecamatan Randangan, Senin (08/12/2025).

Kegiatan tersebut dibuka secara simbolis melalui pemecahan kendi oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, disaksikan langsung oleh Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, serta Ketua DPRD Pohuwato, Beni Nento, yang turut hadir memberi dukungan penuh.

Example 300x600

Program Cetak Sawah Baru Tahun Anggaran 2025 ini menjadi tonggak awal memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Gorontalo. Pengerjaan lahan sawah baru seluas 1001,12 hektare tersebut merupakan hasil kolaborasi strategis antara TNI AD melalui Korem 133/Nani Wartabone, Pemerintah Kabupaten Pohuwato, serta Kementerian Pertanian.

Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya, Komandan Korem 133/NW, Brigjen TNI Hardo Sihotang, Forkopimda Provinsi Gorontalo, Dandim 1313/Pohuwato Letkol Inf Madiyan Surya Hub. Int., M.Han, Pejabat baru Dandim 1313/Pohuwato, Letkol Arm Fiat Suwandana, S.Sos, Kejari Pohuwato, Kadis Pertanian Pohuwato, Kamri Alwi. Selain itu, Pimpinan OPD, camat, pihak perbankan, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen masyarakat lainnya.

Bupati Saipul menegaskan bahwa program ini merupakan hasil perjuangan panjang Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk meyakinkan Kementerian Pertanian bahwa Pohuwato memiliki potensi lahan yang besar dan siap mendukung proyek nasional.

“Kami berharap percetakan sawah ini pada Musim Tanam II tahun 2026 sudah dapat berkontribusi terhadap peningkatan luas tanam dan produksi padi di Pohuwato,” ujar Bupati Saipul.

Ia menjelaskan, tahap awal pembangunan dilakukan melalui pola swakelola bersama TNI, dengan luasan 1001,12 hektare dan anggaran Rp28 miliar lebih. Tahap lanjutan akan menyesuaikan target pemerintah pusat.

Bupati juga menekankan bahwa perluasan sawah ini sangat bergantung pada optimalisasi Irigasi Randangan yang telah dibangun Kementerian PUPR. Ketika irigasi beroperasi penuh, program cetak sawah diproyeksikan mampu mengubah Pohuwato menjadi lumbung pangan baru di Gorontalo.

“Dengan total rencana percetakan sekitar 5.642 hektare, kami optimis Pohuwato akan mencapai swasembada pangan, mengurangi kemiskinan, dan membuka banyak lapangan kerja,” tambahnya.

Komandan Korem 133/NW, Brigjen TNI Hardo Sihotang, menyambut baik program ini sebagai langkah strategis.

“Ini bukan sekadar memperluas areal tanam, tetapi bagian dari membangun fondasi kemandirian pangan masyarakat Pohuwato,” tegasnya.

Ia memastikan TNI akan bekerja profesional dari tahap pembukaan lahan hingga persiapan tanam.

Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, mengungkapkan bahwa dari total 5.642 hektare yang direncanakan, 1001,12 hektare telah siap dikerjakan dengan desain lengkap.

“Target penyelesaian tahap awal adalah 33 hari, mulai 28 November hingga 31 Desember 2025. Seluruh program ini bersumber dari APBN dengan total anggaran Rp28,324 miliar,” jelasnya.

Dengan dimulainya pembangunan ini, Pemerintah Provinsi, Pemkab Pohuwato, dan TNI optimistis program cetak sawah baru akan menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi dan agraria Pohuwato dalam beberapa tahun ke depan. (ars)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *