POHUWATO. Gorontalo TV – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pohuwato menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk membahas polemik terkait sempadan pantai di kawasan Pohon Cinta yang belakangan menjadi perhatian.
Rapat tersebut dibuka oleh Wakil Ketua I DPRD Pohuwato, Hamdi Alamri, didampingi Wakil Ketua II Delvan Yanjo serta sejumlah anggota DPRD Pohuwato. Turut hadir unsur Pemerintah Daerah yang diwakili Asisten I, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, di antaranya Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Dinas Lingkungan Hidup, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Dalam rapat itu, DPRD menegaskan bahwa pembahasan tidak hanya berfokus pada persoalan Lavana yang saat ini ramai diperbincangkan di tengah masyarakat, tetapi juga menyangkut penataan sempadan pantai secara menyeluruh.
Wakil Ketua I DPRD Pohuwato, Hamdi Alamri, mengatakan bahwa penataan kawasan sempadan pantai harus menjadi perhatian bersama demi menjaga ketertiban, keindahan, dan keberlangsungan kawasan wisata Pohon Cinta.
“Pembahasan hari ini bukan hanya soal Lavana yang sedang ramai, tetapi bagaimana kita mengatur sempadan pantai secara keseluruhan. Ini menjadi semangat kita bersama untuk menata kawasan Pohon Cinta agar lebih baik,” ujar Hamdi.
Ia juga mengingatkan para pelaku usaha agar tidak bersikap arogan dalam menjalankan aktivitas usahanya, sehingga persoalan yang muncul tidak berkembang menjadi polemik yang dapat mencoreng citra daerah.
“Para pengusaha jangan terlalu arogan, agar persoalan seperti ini tidak terus menjadi perbincangan viral yang justru memberi dampak kurang baik bagi daerah Pohuwato,” tegasnya.
Melalui RDP tersebut, DPRD berharap dapat melahirkan solusi dan regulasi yang jelas terkait pemanfaatan kawasan sempadan pantai, sehingga kepentingan masyarakat, pelaku usaha, dan pemerintah daerah dapat berjalan seimbang. (ars)












