Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Kab Pohuwato

Bawa Aspirasi Penambang Rakyat, DPRD Pohuwato Akan Temui Gubernur Gusnar Ismail

64
×

Bawa Aspirasi Penambang Rakyat, DPRD Pohuwato Akan Temui Gubernur Gusnar Ismail

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
DPRD Pohuwato disaat menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama sejumlah masyarakat terkait status pertambangan rakyat di Pohuwato

Gorontalo.tv.Pohuwato – Setelah sekian lama suara penambang rakyat menggema tanpa kejelasan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pohuwato akhirnya menjadwalkan pertemuan resmi dengan Gubernur Gorontalo. Pertemuan penting ini akan berlangsung pada Rabu (22/10), pukul 13.00 WITA, guna membahas solusi atas polemik yang membelit sektor pertambangan rakyat di Pohuwato.

Langkah ini ditempuh DPRD sebagai bentuk respon atas desakan masyarakat penambang yang terus memperjuangkan hak mereka, terutama terkait tali asih dan legalitas aktivitas tambang.

Example 300x600

Wakil Ketua DPRD Pohuwato, Hamdi, mengatakan bahwa surat permohonan pertemuan telah dikirim dan diterima langsung oleh Gubernur Gorontalo sebagai dasar pelaksanaan agenda tersebut.

“Kami sudah melayangkan surat langsung ke Gubernur Gorontalo. Surat itu sebagai dasar agar pertemuan ini sesuai dengan mekanisme dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Hamdi saat memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama para penambang, Selasa (21/10/2025).

Ia berharap, dialog yang akan digelar besok tidak hanya menjadi bentuk komunikasi, tetapi melahirkan keputusan konkret yang berpihak kepada masyarakat tambang.

“Alhamdulillah, surat kami sudah diterima. Kami dijadwalkan bertemu besok pukul 13.00 WITA di Provinsi Gorontalo,” lanjutnya.

Dalam pertemuan tersebut, DPRD Pohuwato akan didampingi oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta Wakil Bupati Pohuwato.

“Informasi terakhir, beberapa OPD dan Wakil Bupati juga akan hadir. Ini adalah bentuk keseriusan dan komitmen kami mengawal aspirasi masyarakat penambang,” tambah Hamdi.

Meski demikian, di lapangan masih ada suara skeptis dari kalangan penambang yang menilai bahwa pemerintah provinsi belum menunjukkan keseriusan penuh. Mereka berharap pertemuan ini menjadi titik balik penyelesaian konflik, bukan sekadar agenda seremonial tanpa hasil nyata.(ars)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *