Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Gorontalo Hari Ini

KEMKOMINFO HIMBAU MASYARAKAT HENTIKAN HOAKS SEPUTAR COVID-19

56
×

KEMKOMINFO HIMBAU MASYARAKAT HENTIKAN HOAKS SEPUTAR COVID-19

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

gorontalo.tv – Persebaran hoaks di Sosial Media masih menjadi tantangan pemerintah dalam rangka pencegahan penyebaran covid-19, dan meningkatkan angka vaksinasi masyarakat. Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Dedy Permadi, dalam siaran Pers Menolak Hoaks Covid-19 di Media Center Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Jakarta. Kamis (23/12/2021).

Dalam siaran pers melalui Live Streaming, Dedy Permadi mengatakan, menurut riset John Hopkins University, sebanyak 270.357 responden di Indonesia, 45 persen responden yang belum di vaksin, menyatakan ragu akan efek samping vaksin covid-19. Sementara 31 persen responden memiliki rencana untuk di vaksin, namun masih belum yakin dengan keamanannya dan menunggu kepastian.

Example 300x600

Survey dari Palang Merah Indonesia dengan dukungan dari federasi Palang Merah Internasional, dan Bulan Sabit pada akhir September 2021 mengungkapkan, masih ada dua faktor yang menjadi alasan utama menolak vaksin covid-19. Pertama takut akan injeksi beserta efek sampingnya, dan yang kedua masih mencari informasi yang komfrehensif terkait vaksin covid-19.

Menurut data yang dicatat oleh Kemkominfo, sejak Januari 2020 sampai 23 Desember 2021, penemuan Hoaks seputar covid-19 di ruang siber masih bertambah. Setidaknya terdapat 2.036 isu hoaks seputar covid-19, pada 5.294 unggahan di media sosial. Persebaran terbanyak terdapat di facebook, yaitu 4.593 unggahan.

“Kemkominfo telah memutus akses 5.125 unggahan dan 169 unggahan lainnya sedang ditindaklanjuti”, Ungkap Dedy.

Untuk isu hoaks seputar vaksinasi, Kemkominfo setidaknya telah menemukan 418 isu hoaks di 2.507 unggahan di media sosial. Persebaran terbanyak isu hoaks dari aplikasi facebook, dan Kemkominfo telah memutus seluruh unggahan tersebut.

Sementara untuk isu hoaks seputar pelaksanaan PPKM, telah ditemukan sebanyak 50 isu di 1.302 unggahan media sosial. Persebaran terbesar masih juga ditemukan di aplikasi faceebook, dengan jumlah unggahan mencapai 1.284 unggahan.

“pemutusan akses dilakukan terhadap 1.112 unggahan dan 190 unggahan lainnya sedang ditindaklanjuti,’’ tegas Dedy.

Bahkan seminggu terakhir ini, masih terjadi pertambahan isu yang angka sebarannya lebih tinggi dibandingkan dua minggu yang lalu. Secara keseluruhan tercatat di minggu ini terdapat 17 isu hoaks di 64 unggahan di media sosial. Angka tersebut jauh lebih tinggi dari minggu sebelumnya yang hanya terdapat 10 isu hoaks di 72 unggahan.

“Bagi seluruh masyarakat Indonesia, mari kita hentikan persebaran hoaks, gunakan masker dengan benar, dukung upaya vaksinasi, dan ikut serta dalam menekan angka persebaran covid-19 ditanah air,” ucap Dedy diakhir video siaran pers nya.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *