Gorontalo.tv.Bumi Panua – Komisi 1 DPRD Pohuwato menggelar rapat kerja bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Pohuwato, Dinas ini merupakan salah satu mitra kerja Komisi 1, rapat yang dipimpin Wakil Ketua Komisi 1 Abdul Hamid Sukoli ini berlangsung diruang rapat DPRD. Rabu (08/01/2025)
Luluk Yulianti anggota Komisi 1 Dapil Randangan Taluditi ini mempertanyakan soal akses jembatan yang menghubungkan Desa Panca Karsa 1 dan Sandalan yang putus pada bulan Desember 2024 silam. Putusnya jembatan diwilayah itu membuat warga sandalan terisolir, mereka harus menggunakan perahu untuk mencapai Desa Panca Karsa 1. Namun demikian perahu yang digunakan itu terbalik beberapa hari lalu saat digunakan warga walaupun tidak ada korban jiwa warga kehilangan motor yang terbalik bersama perahu saat melintasi sungai.
“Jadi keluhan masyarakat di sandalan itu jembatan yang putus agar dibangun kembali, saat ini warga hanya menggunakan perahu, pembangunan kembali jembatan sangat diharapkan warga sandalan,”tutur Luluk Yulianti
Srikandi golkar itu meminta bagaimana solusi agar jembatan yang putus bisa dibangun dalam waktu dekat biarpun bukan jembatan permanen, jembatan gantungpun tidak apa apa, selain itu warga juga susah mencari air bersih yang merupakan kebutuhan sehari hari.
“Akibat jembatan putus warga kesulitan membawa hasil panen, untuk melintasi sungai menggunakan perahu warga harus mengeluarkan uang lagi untuk membayar biaya sewa perahu,”jelas Luluk prihatin.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Pohuwato Nizma Sanad menjelaskan, bahwa infrastruktur jembatan merupakan kewenangan Dinas PU, namun sejak putusnya jembatan di bulan Desember 2024 pihaknya sudah menyurati Kemenetrian untuk melaporkan kondisi yang ada di wilayah transmigrasi
“Sudah saya laporkan ke Kementerian permasalahan ini sejak Desember, hal ini dikarenakan jembatan ini merupakan penghubung wilayah sandalan yang merupakan daerah transmigrasi,” ujar Nizma Sanad. (WH)













