Gorontalo.tv.Bumi Panua – Perjanjian kerjasama itu sebelum ditandatangani dan disahkan itu dibahas bersama dan kita koreksi apa apa yang menjadi tanggung jawab. Masuknya Alfamart di Pohuwato ini sangat fatal, ungkap Ketua DPRD Nasir Giasi saat memimpin jalannya Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi 1,2 dan 3 terkait evaluasi perjanjian kerjasama alfamart dan indomaret di Pohuwato. Senin (05/02/2024) yang berlansung diruang rapat DPRD Pohuwato.
“Masuknya alfamart tanpa diketahui DPRD tiba tiba saja sudah ada perizinannya, mau jadi apa daerah kita kalo sudah seperti ini,” tegas Nasir Giasi.
Ketua DPD II Partai Golkar Pohuwato ini menjelaskan, bahwa alfamart ini tidak diketahui bagaimana cara masuknya entah gelap gelapan, dimana itu yang akan kita mintakan penjelasan hari ini.
Sebaliknya masuknya indomaret itu melalui proses panjang yang akhirnya disahkan melalui Rapat Paripurna.
“Sedangkan alfamart ini seolah olah tidak menghargai lembaga DPRD, harus diselidiki dulu ini munculnya alfamart, suratnya darimana, ijinna dari mana, bahkan prosesnya bagaimana,”ungkap Nasir
Rapat Dengar pendapat ini akhirnya ditunda untuk dijadwalkan selanjutnya karena ketidakhadiran Sekda dan Pimpinan OPD.(WH)













